Daerah

Berpengalaman, UNY Tuan Rumah Ujian PPG

YOGYAKARTA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (UP UKMPPG) bagi para pendidik. Pelaksanaan ini karena UNY sudah mempunyai pengalaman dalam penyelenggaran Seleksi Masuk CBT di domisili.

“Pada saat ini seorang guru untuk mendapatkan sertifikat pendidik harus mengikuti Pendidikan Profesi Guru. Ketika seorang mahasiswa sudah mengikuti perkuliahan yang terdiri dari pendalaman materi, dan pengembangan perangkat pembelajaran dan PPL, mahasiswa akan mengikuti dua macam uji," kata Dr. Sukarno, Sekretaris PPG UNY.

Ia menjelaskan, dua macam uji itu yaitu uji kinerja yaitu mengajar di kelas dan divideokan dan yang satunya adalah portofolio. Semuanya itu di-upload, jadi ujiannya dalam bentuk daring.

"Selanjutnya mahasiswa akan mengikuti Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (UP UKMPPG). Setelah mahasiswa lolos uji kinerja dan UP UKMPPG, mahasiswa akan dinyatakan lulus untuk mendapatkan sertifikat pendidikan dan dinyatakan sebagai guru yang profesional,”urai Dr. Sukarno.

LPTK penyelenggara UP UKMPPG terdiri dari Universitas Negeri Medang, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Makasar, Undiksa, dan Universitas Negeri Gorontalo.

Sedangkan sekretaris Panitia Nasional UP UKMPPG, Prof. Dr. Suryanti dosen dari Unesa Surabaya mengatakan bahwa dengan pelaksanaan UP UKMPPG secara daring, bagi peserta sangat diuntungkan dari segi biaya. Itu karena peserta tidak harus menyiapkan dana khusus untuk transportasi ataupun akomodasi lainnya.

Persyaratan yang harus disediakan oleh peserta cukup mudah, menyediakan laptop/PC minimal Windows 8 32 bite yang terinstall Aplikasi Save Exam Browser. Aplikasi ini aman digunakan. Peserta tidak bisa menggunakan aplikasi lain, baik mengkopi ataupun men-save file, karena semua tools dimatikan.

Baca Juga :  Demi Generasi Emas, Kompetensi Guru Ditingkatkan

Disamping peserta menyediakan HP berupa aplikasi zoom meeting, juga menyediakan gambar dari berbagai posisi. Sehingga aktivitasnya terekam oleh pengawas dari jauh.

Sementara itu saat meninjau pelaksanaan pengawasan UP UKMPPG, Wakil Ketua Panitia Nasional Ujian Pengetahuan Dr. Subanji, M.Si menyampaikan bahwa latar belakang diselenggarakan Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (UP UKMPPG) dilandasi bahwa program PPG pada tahun 2019 dilaksanakan secara luring di TUK. Yaitu LPTK tempat penyelenggaranya PPG mulai tahun 2020.

"Tapi karena pada masa Pandemi Covid-19, maka pelaksanaan TUKnya kita dekatkan ke peserta di sekolahnya masing-masing karena masih bisa dilakukan secara luring. Namun, tahun 2021 karena adanya PPKM yang harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, membatasi kerumunan," jelasnya.

Dengan alasan itu, maka Panitia Ujian Nasional PPG memutuskan tidak mungkin melaksanakan ujian secara luring atau dikumpulkan. Sehingga diputuskan untuk menyelenggarakan UP Berbasis Domisili. Peserta tidak perlu bergerak kemana-mana, dapat dilaksanakan dari rumah atau tempat tinggal masing-masing.

“Kami dari Panitia Nasional melalui Keputusan Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dirjen GTK Kemdikbud menunjuk Universitas Negeri Yogyakarta menjadi Koordinator Pengelola Pelaksanaan Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru Tahun 2021,” kata Subanji.

Hal ini didasari bahwa UNY sudah mempunyai pengalaman dalam penyelenggaran Seleksi Masuk CBT fi Domisili. UP UKMPPG ini dari jumlah peserta sangat banyak, jumlah peserta yang mengikuti pada tahap I sejumlah 15.982 peserta yang dilaksanakan pada 4-5 September 2021. Sedangkan tahap II sejumlah 11.433 peserta yang dilaksanakan 11 dan 12 September 2021.

Panitia Nasional mengapresiasi kepada UNY yang telah menyiapkan segala sesuatunya sehingga pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar. Catatan penting bahwa, UNY dinilai luar biasa, mendukung proses ini secara penuh.

Baca Juga :  SMK Muhammadiyah 1 Borobudur Berupaya Dongkrak Mutu Pendidikan

"Semua pimpinan, Rektor, Wakil Rektor, terjun untuk menyukseskan kegiatan ini. Ini kami dari Panitia Nasional salut dengan UNY, yang telah bekerja keras untuk mewujudkan itu. Hal ini yang perlu kami apresiasi secara luar biasa,” beber dia mewakili Panitia Nasional UP UKMPPG tahun 2021.

Dalam prosesnya, peserta diawasi oleh pengawas dengan perbandingan 1 banding 15 peserta. Jumlah total pengawas pada tahap I berjumlah 1.065 dan tahap I sejumlah 774 pengawas.

Di bagian lain, Ketua PPG UNY Suyud, M.Pd. menjelaskan bahwa Tim Panitia Nasional pada saat pelaksanaan melakukan monev. Hadir di UNY untuk melakukan monev diantaranya Dr. Subanji, Prof. Dr. Suryanti, Prof. Dr., turut mendampingi monev Rektor, Wakil Rektor, Kepala Biro, Ketua dan Sekretaris PPG, Kepala Biro, Koordinator dan Subkoordinator di UNY.

Tim memantau pelaksanaan daring domisili secara daring dari di Gedung PPG. Monev dilakukan dengan mengamati tampilan server dan tampilan peserta. Dari hasil monev Panitia Nasional sangat puas, karena pelaksanaan berjalan lancar baik dari sistem maupun dari peserta tidak ada kendala.

Setiap LPTK penyelenggara didatangi penyelia untuk memantau dan mensupervisi untuk memastikan pelaksanaan dan kelancaran ujian. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?