Internasional

34 Negara Bersaing di World Youth Invention and Innovation Award

YOGYAKARTA - Sebanyak 377 team dari 34 negara di dunia mengikuti World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) yang dilaksanakan 17-21 Agustus 2021. Agenda ini digelar atas kerjasama Universitas Negeri Yogyakarta dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) secara daring. Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi para remaja untuk memamerkan karya mereka serta meningkatkan kualitas dan jenis karya yang telah berkontribusi pada perkembangan dunia.

WYIIA dibagi dalam delapan kategori yaitu matematika, lingkungan, teknologi, energi dan rekayasa, ilmu kehidupan, ilmu sosial, fisika serta pendidikan. Sebagai tuan rumah, UNY mengirimkan 12 team yang ikut dalam hampir semua kategori.

Kompetisi ini memperebutkan medali emas, perak dan perunggu serta penghargaan UNY Special Award, UNY Rector Award, IYSA Special Award, IYSA Lachievement Award dan IYSA Grand Award. WYIIA diikuti oleh 377 team dari 34 negara diantaranya dari Amerika Serikat, Saudi Arabia, Malaysia, Thailand, Turki, Azerbaijan, Korea dan Indonesia sebagai tuan rumah dengan peserta sejak jenjang sekolah menengah pertama hingga perguruan tinggi.

President of IYSA Deni Irawan, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini bersamaan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karenanya diharapkan dengan momentum ini dapat meningkatkan semangat generasi muda Indonesia untuk meningkatkan kontribusinya pada negara.

“Kami juga melakukan kerjasama dengan beberapa lembaga nasional maupun internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan terutama dalam bidang riset,” katanya.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNY Prof. Margana. Ia berharap agar kegiatan ini dapat membangun saling pengertian antara kaum muda untuk pengembangan kesadaran budaya.

“Kegiatan ini dapat untuk mencari siswa yang kreatif, inovatif dan memenuhi syarat dalam bidang science dan teknologi,” kata Margana.

Baca Juga :  Era Digital, Penting Mengembangkan Jiwa Transpreneurship

Salah satu peserta WYIIA, Wolly Dwi Parma mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin dalam kompetisi ini dan berharap karyanya dapat direalisasikan di Indonesia. Mahasiswa prodi pendidikan teknik otomotif Fakultas Teknik UNY tersebut membuat karya ‘Sistem Keamanan wilayah dari Covid-19 menggunakan E-KTP’ dalam kategori teknologi.

“Kami optimis dapat meraih emas,” paparnya.

Sedangkan Embun Ayudya Pawestri mengikuti kegiatan ini untuk mencari pengalaman mengikuti kompetisi internasional. Tidak tanggung-tanggung, mahasiswi prodi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial UNY tersebut bersama rekannya mengirimkan tiga makalah dalam bidang ilmu sosial.

“Saya juga berkeinginan mendapat sertifikat internasional sebagai bekal setelah lulus kuliah,” harapnya.

Selain kompetisi, WYIIA juga menyelenggarakan webinar dengan pembicara Deputy Director fort Collaboration and International Relations Institut Pertanian Bogor Dr. Ing. Dase Hunaefi dan International Advisor of Positive Thoughts dari Republik Macedonia Dr. Dragan Jovanov yang digelar Jumat (20/8/2021) nanti. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?