Daerah

Kampus Merdeka, Penuhi Tuntutan Kebutuhan Dunia Kerja

MAGELANG - Diperlukannya program merdeka belajar-kampus merdeka untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dunia industry (Dudi). Selain itu juga menyiapkan mahasiswa dalam dunia kerja yang memiliki keterampilan multidisiplin ilmu. Serta, mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal.

“Selain itu, mahasiswa juga diberikan kebebasan mengambil SKS di luar program studi. Bahkan diluar perguruan tinggi dan tentunya dapat menciptakan kultur belajar yang inovatif,” kata Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah.

Ia menyampaikan itu saat rangkaian Milad Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) ke-57. UNIMMA menggelar Webinar Nasional dengan tema “Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk Menghadapi Tantangan di Masa Pandemi Covid-19”.

Acara yang dilaksanakan secara daring ini menghadirkan keynote speaker, Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah dan narasumber Puguh Widiyanto, S.Kep., M.Kep, Wakil Rektor 1 UNIMMA, Dr. Muji Setiyo, M.T, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIMMA, Prof. Dr. Muhammad Japar M.Si.Kons, Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIMMA, dan Drs. Sukamtono (Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Magelang).

Dr. Lilik Andriyani, SE., M.Si, Pejabat Rektor UNIMMA dalam membuka acara menyampaikan bahwa kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Nadhim Makarim menjadi sebuah kerangka untuk menyiapkan mahasiswa vokasi dan sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman. Dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

“Melalui webinar ini, selain sebagai rangkaian Milad Unimma Ke-57, kami berharap pemikiran-pemikiran yang akan dipaparkan oleh para narasumber dapat menjadi peluang untuk menjawab tantangan implementasi merdeka belajar kampus merdeka di masa pandemic covid-19,” tutur Rektor.

Baca Juga :  Operator Sekolah Mahulu Dilatih Pengisian Akreditasi

Sementara itu, Wakil Rektor 1 UNIMMA Puguh Widiyanto, S.Kep menyampaikan bahwa peran Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) dan semua perguruan tinggi memiliki harapan menyiapkan SDM terdidik yang berakhlak mulia, cerdas profesional, dan pemimpin masa depan membangun peradaban.

“PTMA pusat keunggulan untuk menjadi uswatun khasanah. Bisa menjadi penggerak dari gerakan dakwah dan tajdid,” jelas Puguh. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?