Nasional

Kampus Kawal Pembangunan Ibu Kota Baru

SURABAYA - Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) Dr Ir Isradi Zainal ST MT MH MM DESS IPU AEng bersepakat bahwa kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur harus tetap berlanjut. Kerjasama juga ditingkatkan dari segi intensitas maupun kualitas.

Apalagi, menurutnya, keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan sudah seharusnya menjadi perhatian bersama supaya perguruan tinggi turut mengawal rencana strategis pemerintah. Serta, dapat mengakomodir harapan masyarakat ibu kota nanti.

Pada kesempatan yang sama tersebut, Uniba juga melakukan penandatanganan MoU dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Menanggapi hal tersebut, Rektor Prof Ir Budi Santosa Purwokartiko PhD mengungkapkan, kerja sama yang diinisiasi Uniba ini utamanya dilakukan dalam rangka mengembangkan Balikpapan yang merupakan daerah dengan sumber daya manusia (SDM) nya secara ekonomi masih bergantung pada sumber daya minyak dan batu bara.

Dengan adanya kerja sama ini, ia pun berharap dapat menjadi teladan bagi masyarakat, mengawali kemajuan-kemajuan yang diharapkan.

“Di Kalimantan dan IKN barunya harus dapat mencetak SDM hebat melalui universitas-universitas ini. Sehingga terwujud sumber ketahanan ekonomi yang baru,” tutur rektor.

Sementara itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang telah banyak dipercaya membimbing kampus mitra di penjuru negeri. Salah satunya dengan Universitas Balikpapan yang diperbarui kerja samanya melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) secara daring.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh Dr Ir Hetifah Sjaifudian MPP, Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Menilik track record kerja sama antara ITS dengan Uniba, sebelumnya dua universitas ini telah menjalin kerja sama sejak 2016 lalu. Penandatanganan MoU ini dalam rangka melanjutkan kerja sama yang telah dibangun selama lima tahun belakangan.

Baca Juga :  Enam Dosen Dapatkan Penghargaan Khusus dari Presiden

Berdasarkan draft MoU sebelumnya, kesepakatan yang terjalin berlaku hingga 10 Februari 2021 lalu. Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Uniba sebagai mitra, karena telah berkenan melakukan perpanjangan hubungan kerja sama yang menguntungkan ini.

“Sudah satu fase kita berjuang bersama demi mewujudkan kemajuan pendidikan bangsa. Semoga kerja sama ini ke depannya kian bertambah baik,” ujar guru besar Teknik Elektro itu.

Tidak lupa, ia juga mengharapkan kerja sama ini membawa dampak kepada percepatan pembangunan dan pengembangan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan. Kegiatan penandatanganan MoU ini pun diikuti acara Talkshow bertemakan Peran Pendidikan Tinggi dalam Membangun dan Mengawal IKN.

Rektor ITS turut berpartisipasi memberikan paparannya dalam talkshow, bahwa pembangunan masa depan akan dipengaruhi oleh beberapa faktor. “Maka mari bersama proyeksikan IKN kepada teknologi revolusi industri 4.0, masyarakat society 5.0, dan kebijakan terkait energi bersih,” ajaknya.

Dengan rencana strategis berlandaskan green environment dan digital intelligent dengan smart energy, smart industry, dan smart economy didukung kecukupan finansial, manajemen ekonomi dan SDM yang ada, maka hasilnya akan terkawal dengan baik.

“Jangan sampai kita menunggu membuat perencanaan untuk menanggulangi atau membenahi. Perencanaan pengembangan harus diupayakan sejak dini,” katanya mengingatkan.

Mendukung pernyataan itu, Ashari mengaku ITS siap berkontribusi dalam memajukan inovasi teknologi masa depan. Ia menyebut, naiknya eksistensi technopark yang ada di ITS sebelumnya telah membantu pemerintahan di beberapa daerah seperti lokasi tempat ITS berada, Surabaya, serta Kementerian Perhubungan.

Termasuk dengan MoU kerja sama yang baru selesai ditandatangani, transfer knowledge sebaik-baiknya akan dilakukan supaya kreativitas menular dan berdampak lebih luas. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?