ADV Daerah

Tax Center Untidar Dampingi Pelaporan e-Filling SPT Tahunan

MAGELANG - Bertempat di lobi Gedung Fakultas Ekonomi, Tax Center Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah, belum lama ini melakukan pendampingan pelaporan e-Filling SPT (Surat Pemberitahuan) tahunan. Pendampingan dilakukan pada 17 - 19 Februari lalu.

Ketua Tax Center Untidar, Dian Marlina Ekawati, SE, MM menjelaskan, e-Filling merupakan cara penyampaian SPT secara elektronik atau online dan real-time, melalui website Direktorat Jenderal Pajak, www.pajak.go.id atau melalui Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan.

"Pendampingan dilakukan oleh Tax Center Untidar, mengingat masih banyak pihak yang belum sepenuhnya paham, apa dan bagaimana e-Filling itu. Lagipula, akhir bulan Maret dan April merupakan batas waktu pelaporan SPT tahunan," tutur Dian Marlina.

Sesuai dengan aturan yang berlaku, batas waktu SPT Tahunan wajib pajak orang/pribadi, ditetapkan paling lambat tiga bulan setelah akhir tahun pajak, atau tanggal 31 Maret. Ketentuan ini juga berlaku untuk pajak warisan belum terbagi.

Sedangkan untuk wajib pajak badan/perusahaan, selambat-lambatnya empat bulan setelah akhir tahun pajak, yaitu setiap 30 April.

Sebelum pengisian SPT, wajib pajak harus terlebih dulu mempersiapkan sejumlah persyaratan. Yaitu, NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), nomor EFIN (electronic filling identification number), bukti pemotongan pajak, daftar penghasilan, daftar harta dan utang, daftar tanggungan keluarga, bukti pembayaran zakat atau sumbangan lain, serta dokumen pendukung lainnya.

Sejak didirikan pada 2017, Tax Center Untidar telah melakukan berbagai hal dalam rangka sosialisasi dan edukasi perpajakan.

Pada Kamis (8/10/2020) Tax Center Untidar bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, mengadakan sosialisasi kepada 39 pelaku usaha kecil. Tema sosialisasi "Insentif Pajak UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Era New Normal Covid-19". Sosialisasi tersebut dilakukan secara virtual.

Baca Juga :  Aprilia Dwining Tyas Harumkan Nama Magelang

Pada hari yang sama, Tax Center Untidar bersama-sama Tax Center Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Universitas Boyolali, melakukan penyuluhan dan edukasi pajak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerjasama dengan Kantor Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II.

Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Tax Center Untidar juga pernah membuat program relawan pajak pada Maret 2019. Program yang diadakan atas kerjasama dengan KPP Pratama ini juga bertujuan untuk mendorong implementasi dengan melibatkan pihak ketiga dalam kegiatan penyuluhan perpajakan.

"Masih banyak lagi kegiatan serupa, yang digelar selama kurun waktu tiga tahun terakhir," ungkap Dian Marlina.

Keberadaan Tax Center Untidar memiliki fungsi sebagai pusat pengkajian, pelatihan dan sosialisasi perpajakan, di lingkungan kampus dan juga di masyarakat. Dengan dukungan Direktorat Jenderal Pajak, kehadiran tax center di lingkungan perguruan tinggi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kepedulian di bidang perpajakan, yang dipelopori oleh civitas akademika. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?