ONLINE. Siswa mengerjakan tugas secara online. (foto: net)
Nasional

Asyik! Ada Kuota Internet Gratis Lagi, Ini Dia yang Berhak Mendapatkannya

JAKARTA - Adalagi bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di tahun 2021 ini. Mereka yang sudah menerima bantuan kuota internet pada November-Desember 2020, dipastikan akan secara otomatis terisi paket datanya di bulan Maret ini.

"Kecuali bagi mereka yang telah menerima bantuan tapi penggunaannya di bawah 1GB, artinya tidak digunakan dengan berbagai macam alasan, itu tidak diberikan kuota internet kali ini," ujar Mendikbud Nadiem Makarim dilansir dari detik.com.

Nadiem juga menambahkan pemimpin satuan pendidikan tidak perlu mengunggah SPTJM lagi untuk yang sudah menerima bantuan pada bulan November-Desember 2020.

Simak juga: Rekomendet Tempat Makan ke Arah Wisata Ketep Pass Magelang

Terkait nomor penerima bantuan kuota internet Kemendikbud yang kali ini berubah dari sebelumnya, begitu juga pelajar, guru, mahasiswa hingga dosen yang tidak mendapatkan subsidi kuota gratis pemerintah tahun lalu, memungkinkan menerima bantuan tersebut.

"Mereka akan menerima bantuan kuota internet di bulan April 2021, tidak bisa di Maret," ucapnya.

Adapun persyaratan penerima bantuan kuota internet Kemendikbud 2021 mengacu pada Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 4 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Paket Kuota Data Internet Tahun 2021.

"Harapan saya dengan adanya kuota ini dalam tiga bulan ke depan, dengan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya, bisa membantu transisi dalam waktu beberapa bulan ini mengantisipasi mulai (belajar) tatap muka.

Sementara itu melansir dari cnbcindonesia.com, saat ini jumlah kuota yang diterima oleh murid PAUD adalah 7GB, murid dasar dan menengah sebesar 10GB, pendidik PAUD hingga menengah 12GB, dan 15GB bagi mahasiswa serta dosen. Seluruh kuota berlaku 30 hari setelah kuota masuk dan akan diberikan selama tiga bulan setiap tanggal 11-15 perbulannya.

Baca Juga :  Gap Kualitas Pendidikan, Diatasi dengan Sistem Ini, Berikut Penjelasan Pak Menteri

Nadiem mengatakan sekarang diberikan Kuota Umum saja sebab masyarakat ingin fleksibilitas dalam penggunaanya. Misalnya untuk melakukan pencarian dalam Google yang sebelumnya lebih sulit digunaka dengan bantuan kuota internet.

Namun Kuota Umum ini tak membuat penerima bisa mudah mengakses seluruh layanan platform digital. Beberapa aplikasi dari permainan hingga media sosial seperti Facebpok, Instagram dan Tiktok.

"Tapi Kuota Umum, Youtube sudah masuk untuk digunakan. Karena kami mendengar materi pembelajaran banyak dari Youtube juga," kata Nadiem. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?