Opini

Ibu Merupakan Pendidik Pertama, Berikut Perannya

Siedoo, Hari ini tanggal 22 Desember seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa ibu adalah sekolah dan pendidik pertama bagi anak-anaknya. Sehingga peran yang disandang tersebut merupakan anugerah terindah dalam kehidupan seorang wanita. Karena betapa banyak para wanita yang tidak diberi kesempatan oleh Tuhan sebagai ibu dan menjadi pendidik pertama bagi para anaknya.

Ibu sebagai sekolah pertama karena darinya pendidikan anak dimulai. Dari ibulah seorang anak belajar mengenal segala hal baru dalam hidupnya. Baik belajar berbicara, menimba ilmu dan adab mulia, serta menempa kepribadiannya demi mengarungi kehidupan luas di dunia.

Ibu adalah seorang wanita yang telah melahirkan anak, merawat, dan membesarkan anaknya dengan penuh cinta dan kasih sayang. Menjadi ibu, tidak hanya melahirkan, merawat dan membesarkan anaknya dengan penuh cinta dan kasih sayang. Tetapi ibu adalah agen utama untuk pendidikan sang anak.

Di balik anak yang pintar dan cerdas di bidang akademik maupun non akademik, pasti ada seorang ibu yang hebat yang berhasil mendidik anak tersebut. Terbentuknya karakter anak bermula dari lingkungan terdekatnya dulu, yakni di lingkungan keluarga.

Di dalam suatu keluarga, terdapat pendidik hebat dan mempunyai peran penting dia adalah ibu. Sosok wanita yang tidak pernah berhenti mengajarkan semua hal kepada anaknya. Setiap ibu biasanya  mempunyai cara sendiri untuk mendidik anaknya masing-masing.

Di rumah, sosok ibu harus memberikan contoh yang baik untuk anaknya. Biasanya apa yang dilakukan anak-anak di luar rumah, adalah hasil dari yang dia rasakan dan dia lihat dari rumahnya sendiri. Ibu bisa mengajarkan anaknya pendidikan-pendidikan sejak dini.

Seorang ibu dapat mengajarkan pendidikan tentang agama, cara beribadah dan beriman kepada Tuhannya. Di sini biasanya anak-anak sudah timbul rasa ingin tahu yang lebih besar, seperti bertanya bagaimana cara beribadah, bertanya Tuhan itu sapa, dan mengapa setiap orang beragama harus melakukan ibadah.

Atas pertanyaan-pertanyaan seperti itu, seorang ibu harus pandai memberikan jawaban yang bisa diterima oleh sang anak. Agar anak tersebut bisa mengerti dan paham apa yang telah diajarkan oleh ibunya.

Seorang ibu pun dapat memberikan pendidikan akademik seperti mengajarkan cara membaca dan berhitung. Dalam hal ini ibu harus memahami batas kemampuan anaknya seperti apa. Ibu harus memasukkan metode-metode pembelajaran yang mudah dipahami oleh sang anak.

Berikut, beberapa peran wanita yang sudah menjadi seorang ibu, antara lain sebagai:

  1. Pemberi ASI bagi anak-anaknya sebagai nutrisi paling bagus untuk anaknya, pemberian ASI maksimal sampai dua tahun.
  2. Pendidik dan sekolah pertama bagi anak-anaknya, pembentuk karakter anak.
  3. Penjaga pertama dalam hidup anak, mulai segi pertumbuhan fisik, kecerdasan, spiritual, dan sebagainya.
  4. Sumber pemenuhan kebutuhan anak, termasuk memenuhi kebutuhan psikis anak.
  5. Contoh pertama anak-anaknya. Sejak anak lahir ia akan sealalu melihat dan mengamati gerak-gerik atau tingkah laku ibunya. Anak akan senantiasa melihat dan meniru yang kemudian diambil, dimiliki, dan diterapkan dalam kehidupannya.
  6. Stimulan perkembangan anak. Stimulasi verbal dari ibu memperkaya kemampuan bahasa anak. Ibu mengembangkan proses bicara anak, dan merupakan stimulus perkembangan mental anak.

Selamat Hari Ibu ke-92 tahun 2020, dari para ibu diharapkan lahir generasi Indonesia bertakwa, cerdas, berkarakter, dan berbudaya. Dirgahayu kaum ibu Indonesia. (*)

Narwan, S.Pd
Korwil Disdikbud Windusari
Magelang, Jawa Tengah

Apa Tanggapan Anda ?