Kegiatan Seni

UKM IQSAN Untidar Gelar Festival Cover Shalawat dan Seni Religi Se-Nusantara

KOTA MAGELANG - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ilmu Quran dan Seni Rebana (IQSAN) Universitas Tidar (Untidar) Magelang menggelar Festival Cover Shalawat dan Seni Religi (Ferseri) dan dibuka Selasa malam (6/10/2020). Festival untuk umum se-Nusantara ini mengusung tema “Melestarikan Seni Religi untuk Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Wathoniyah”. Acara ini menghadirkan bintang tamu Wafiq Azizah, serta ulama K.H. Labib Asrori, bertempat di Pendapa Mantyasih Kota Magelang.

Masa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat UKM Iqsan melaksanakan festival ini. Acara yang rencananya menjadi agenda tahunan ini dilaksanakan secara daring/online. Ferseri ini melombakan beberapa cabang di antarannya yaitu: cover shalawat, tartil, tilawah, tahfidz, kaligrafi, esai, dan qiroatul kutub.

Ketua UKM Iqsan, Aris Zaki Fuad, mengatakan dari ketujuh lomba tersebut hanya satu lomba yaitu qiroatul kutub yang dilaksanakan dengan offline dengan protokol kesehatan.

“Karena cabang qiroatul kutub diperuntukkan untuk tingkat SMA dan Pesantren se-Magelang Raya,” katanya.

Dikatakan Aris, Ferseri ini diikuti oleh beberapa perwakilan dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Nusantara. Tercatat ada 138 peserta berasal dari Sumatera, Jawa, Bali, NTB, Kalimantan dan Sulawesi.

Sukron Mazid selaku Pembina UKM Iqsan mengatakan, bahwa agenda ini termasuk agenda besar yang menjadi program kerja Iqsan.

“Kami berharap kegiatan Ferseri ini menjadi kegiatan rutinan tiap tahun, serta peserta bisa lebih banyak dan cabang lomba juga ditambah,” ujarnya.

Festival dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. Diungkapkan Sugiyarto, kegiatan Ferseri ini sangat positif dan penting untuk dikembangkan ke depannya.

“Karena festival semacam ini salah satu cara yang bisa dilakukan dalam melestarikan seni religi sekaligus menjadi syiar agama Islam” ungkapnya.

Dalam pembukaan festival tersebut disuguhkan penampilan shalawat yang dilantunkan musisi/artis shalawat oleh Wafiq Azizah. Acara malam itu diakhiri mauidloh hasanah oleh K.H. Labib Asrori,yang akrab disapa Gus Labib.

Ferseri ini rencananya dilaksanakan selama sepekan mulai dari tanggal 6 – 11 Oktober 2020. Penjurian akan dilakukan secara ketat oleh dewan hakim yang terdiri dari Ulama, Dosen, serta juri profesional dari Kemenag. Cover shalawat sendiri langsung akan dinilai oleh Wafiq Azizah dan Tim. Lomba yang dikemas dengan sebutan Ferseri ini akan memperebutkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan untuk Juara I, II dan III. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?