Advertorial Kegiatan

Kenalkan Sekolah, Guru TKIT At-Taqwa Grabag Pilih Sambangi Rumah Siswa Secara Langsung 

MAGELANG - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) At-Taqwa Kecamatan Grabag, Magelang, Jawa Tengah memilih melakukan kunjungan langsung ke rumah siswa.

Kepala TKIT At-Taqwa Grabag, Murikhatu Tholhah, S.Pd.Si. yang akrab dipanggil Rikha menjelaskan kunjungan ke rumah siswa ini sebagai langkah mengenalkan para guru kepada anak didik.

"Kunjungan itu dilakukan oleh guru walinya, selain bertemu siswa, sekaligus kita berikan kegiatan yang ringan-ringan dan juga kita berikan bahan ajar bagi orang tua untuk mendampingi anaknya Belajar dari Rumah," katanya, Rabu (12/8/2020).

Rikha menyebutkan, ada sekitar 30 persen siswanya belum mengenyam Kelompok Bermain (KB). Oleh karenanya, perlu dilakukan pengenalan kepada sekolah dan guru agar anak tidak canggung.

Kunjungan ini, kata Rikha, dilakukan pada awal-awal masa tahun pelajaran baru dengan menyasar semua anak didik. Kendati demikian pihaknya tetap harus melakukan izin kepada orang tua terlebih dahulu sebelum menyambangi rumah anak didik.

"Bagaimana pun juga anak adalah hak orangtuanya, jadi kita harus izin. Alhamdulillah direspon baik dan orang tua mempersilahkan. Hingga saat ini hampir semua siswa sudah kami kunjungi," bebernya.

Rikha menjelaskan dengan adanya kunjungan ini, pihak orang tua justru merasa gembira. Pasalnya banyak orang tua yang justru tak canggung untuk menanyakan perkembangan anaknya.

"Komunikasi kita jadi lebih baik. Intens meskipun baru ketemu sekali. Melalui WhatsApp sudah banyak yang menanyakan tentang anaknya, tentang tugas dari guru untuk anak dan lainnya," papar Rikha.

Program kunjungan ke rumah anak didik ini sendiri sejatinya bukan hal baru bagi sekolah yang berlokasi di barat terminal Grabag ini. Rikha mengatakan sebelum adanya pandemi Covid-19, pihaknya juga terbiasa melakukan kunjungan ke rumah anak didik.

"Bedanya kalau tahun sebelumnya, kita kunjungan hanya ke beberapa siswa saja yang memang membutuhkan," paparnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?