Advertorial Kegiatan

Lancarkan PJJ, TK Kemala Bhayangkari 82 Siapkan Bahan Ajar

KOTA MAGELANG - Sejak tanggal 16 Maret 2020 peserta didik di Kota Magelang melakukan belajar dari rumah, termasuk anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK). Kondisi yang seperti tersebut di atas membuat TK Kemala Bhayangkari 82 Kota Magelang memberikan layanan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada anak didik.

Guru membuat video pembelajaran sesuai dengan tema yang telah disusun pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) TK Kemala Bhayangkari 82. Setelah video jadi guru akan mengirimkannya kepada orang tua melalui grup WhatsApp (WA) kelas masing-masing.

Proses selanjutnya anak melaksanakan kegiatan belajar di rumah dengan didampingi orangtuanya. Hasil kegiatan belajar anak difoto atau direkam kemudian dikirimkan kepada guru untuk dinilai.

Kepala TK Kemala Bhayangkari 82, Aminah Purwani, S.Pd.AUD, M.Pd mengatakan, bahan ajar dipilih yang ada di sekitar anak dan mudah didapatkan oleh orangtua. Bahan ajar yang digunakan antara lain: kalender bekas, koran bekas, tempat air minum kemasan, kardus kemasan susu, atau kardus bekas.

“Juga daun dan bahan alam lainnya yang mudah ditemukan di sekitar rumah anak,” ujarnya.

Selanjutnya Aminah mengungkapkan, semua berharap pandemi cepat berlalu, namun ternyata harus memperpanjang kegiatan belajar di rumah. Tahun ajaran baru 2020/2021 juga masih dalam masa menuju new normal, sehingga PJJ tetap harus dijalankan.

“Memang itu sesuatu yang sangat tidak kita harapkan, namun kesehatan dan keselamatan anak tetap menjadi prioritas utama kita semua,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang menyampaikan surat edaran perpanjangan masa pembelajaran jarak jauh. Pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) masih diperpanjang sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Maka TK Kemala Bhayangkari 82 pun menaati anjuran pemerintah dengan melaksanakan PJJ.

Setelah sekitar 4 bulan, TK Kemala Bhayangkari 82 melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan BDR yang telah dilaksanakan pada semester yang lalu. Hal ini dilakukan untuk persiapan memasuki tahun ajaran 2020/2021.

Sejak pertengahan bulan Maret 2020 sampai dengan bulan Juni 2020 TK Kemala Bhayangkari 82 melaksanakan pembelajaran dengan bahan ajar yang ada di rumah. Namun terdapat kendala tidak setiap orangtua atau walimurid dalam menyiapkan bahan yang sebenarnya mudah didapatkan tersebut.

“Hal ini menyebabkan ada sebagian anak yang tidak belajar, atau terkendala belajarnya,” kata Aminah.

Hal itu dilaporkan oleh para guru kepada kepala TK Kemala Bhayangkari 82. Setelah dirapatkan bersama para guru akhirnya diambil suatu keputusan. Diputuskan untuk tahun ajaran baru 2020/2021 TK Kemala Bhayangkari 82 melayani belajar anak dengan menyiapkan bahan ajar dari sekolah.

Untuk memperlancar, lanjut Aminah, orang tua atau wali murid mengambil bahan ajar setiap hari Senin untuk kegiatan seminggu. Pada saat pengambilan bahan ajar tersebut, orangtua juga menyerahkan kembali hasil karya anak dan guru akan memberikan penilaian.

“Penilaian yang dilaksanakan oleh guru berupa kumpulan hasil karya anak  berupa portofolio. Juga foto dan video kegiatan belajar anak di rumah yang dikirimkan kepada guru,” lanjutnya.

Gunakan Dana BOP

TK Kemala Bhayangkari 82 juga menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari pemerintah. Dana BOP pada tahap satu  ini menitikberatkan pada penanganan penanggulangan wabah Covid-19. Salah satu penggunaan dana BOP oleh TK Kemala Bhayangkari 82 adalah pemberian Kuota Paket Data kepada orangtua atau wali murid TK Kemala Bhayangkari 82.

Penggunaan dana bbantuan itu betujuan untuk mendukung terlaksananya PJJ dan BDR bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2020. Di mana membutuhkan kuota paket data internet.

“Penggunaan dana BOP pada tahap 2 yang akan datang tetap akan mengacu pada kebijakan dari Pemerintah Kota Magelang melalui  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang,” terang Aminah.

Di akhir, Aminah Purwani menandaskan, TK Kemala Bhayangkari 82 akan senantiasa meningkatkan mutu pelayanan pendidikan anak usia dini dengan berbagai macam cara yang ditempuh.

“Kami bersama-sama melangkah untuk kemajuan dan keberhasilan Pendidikan Tunas Bangsa Indonesia,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?