Advertorial Kegiatan

Di Tengah Pandemi, IPM SMA Mutual Magelang Gelar Literasi Sastra

MAGELANG – Masa pandemi menuntut kegiatan belajar di rumah lewat pebelajaran daring. Demikian pun menunggu tahun ajaran mulai, bisa jadi membuat hari-hari menjadi sepi. Namun tidak demikian dengan para anggota Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammmadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah. Pasalnya mereka menggelar kegiatan positif guna menghilangkan kejenuhan selama belajar di rumah.

PR IPM SMA Mutual Kota Magelang menggelar Karya Ilmiah Remaja Ikatan Pelajar Muhammadiyah (KIR IPM), yaitu dengan tajuk “Merayakan Literasi Menata Masa Depan”. Menurut ketua kegiatan, Launia Dzahabiyyah kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar.

“Sehingga literasi benar-benar menjadi budaya pada setiap pribadi pelajar. Karena dengan literasi kita bisa mempelajari kehidupan, menceritakan kehidupan, dan mengabadikan sejarah kehidupan,” katanya.

Menurut Launia, literasi tak hanya sekedar tulisan, namu lebih dari itu. Yaitu bagaimana seseorang dalam menjalani hidup. Belajar, bekerja, bersosialisasi, hingga beribadah, semua membutuhkan literasi.

“Namun kali ini kita mengajak para pelajar mengembangkan literasi sastra,” ujarnya.

Menurut Launia, lomba ini berlangsung tanggal 3-13 Juli 2020 secara online. Diikuti oleh 19 peserta dari anggota dan pengurus PR IPM SMA Mutual Kota Magelang. Di mana setiap peserta diwajibkan mengirimkan satu karya sastra. Boleh puisi, pantun, atau cerita pendek (cerpen) dengan tema yang ditentukan penyelenggara.

“Tiga karya terbaik di masing-masing kategori kami upload melalui instagram @ipmsmamutua.mgl,” ujar Launia.

Lomba tersebut hanya sebagai pengisi kegiatan di masa pendemi sekaligus menngairahkan literasi sehingga tidak disediakan hadiah maupun sertifikat. Untuk kategori cerpen dimenangkan Choerun Nisya, bertema Petaku Alquran, dengan karya berjudul “Tujuh Pentung”. Sementara untuk kategori pantun dan puisi dengan tema sama yaitu Berjuang Mencapai Asa, dimenangkan Zulia Maharani (puisi), dan Kholifatun Hasanah (pantun).

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta tetap melakukan kegiatan literasi untuk mengisi hari-hari di saat pandemi seperti ini,” pungkas Launia. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?