Advertorial Kegiatan

Maksimalkan Pembelajaran, 122 Guru Ikuti Bimtek Pemanfaatan IT

MAGELANG - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Magelang melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pemanfaatan IT dalam Pembelajaran jenjang SD/MI. Kegiatan dilangsungkan di SD Muhammadiyah Inovatif (SD Inova) Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2020).

Sebanyak 122 guru dari SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan itu. Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan para Guru Kelas Rendah dan Guru Kelas Atas dalam pembelajaran dengan pemanfaatan IT .

Bimtek berlangsung 1 hari dibagi menjadi 2 kloter, kloter I mulai jam 08.00-11.30 WIB dan kloter II mulai 12.00-16.00 WIB. Materi yang diajarkan antara lain penguasaan Google Classroom, Micrososft Team, dan media lainnya yang diperlukan.

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, M.Tohirin, S.Ag, M.Ag. Pada kesempatan itu Tohirin berpesan agar pembelajaran online lebih berkualitas dan guru dapat menguasai media pembelajaran.

Bimtek ini menghadirkan narasumber Novi Setiaji Panuntun, S. Kom Tim IT dari SMK Muhammdiyah 2 Muntilan, Magelang. Novi saat ini juga menjabat sebagai sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang. Dalam paparannya, Novi mengatakan SMK Muhammadiyah 2 Muntilan siap mengawal pelatihan dalam pembelajaran berbasis online bagi sekolah yang membutuhkan.

“Ini merupakan komitmen SMK Muhammadiyah 2 Muntilan untuk berbagi ilmu dan bermanfaat bagi lingkungan dan siap menjadi pusat keunggulan,” kata Novi.

Bimtek hari ini juga bertujuan meningkatkan profesional guru dalam menggunakan teknologi. Karena bimbingan ini diselenggarakan sebagai langkah untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah agar memindahkan proses pembelajaran dari sekolah ke rumah. Pembelajaran dalam jaringan (daring) ini merupakan suatu pembelajaran yang cocok dengan kondisi sekarang sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Sekolah Muhammadiyah harus lebih siap dalam pembelajaran berbasis online baik di masa pandemi sekarang maupun setelahnya. Era 4.0 memang menuntut semua pihak untuk beradaptasi dengan teknologi dan kita jangan mau kalah,” lanjut Novi.

Novi berharap, setelah mengikuti bimtek ini para Guru Kelas Rendah dan Guru Kelas Atas SD/MI Muhammadiyah di Kabupaten Magelang memaksimalkan penggunaan IT. Terutama dalam inovasi pembelajaran di masa pandemi Covid-19. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?