Advertorial Kegiatan

SMP Negeri 11 Unjuk Prestasi di Latgab PMR Kota Magelang

MAGELANG – Relawan Indonesia harus selalu siap berkiprah dalam segala kondisi. Sehingga perlu disiapkan relawan-relawan tangguh dan berkualitas. Memahami hal itu, SMP Negeri 11 Kota Magelang berpartisipasi dalam Latihan Gabungan Palang Merah Remaja Se-Magelang Tahun 2020. Kegiatan digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang, Jawa Tengah selama dua hari (03-05/3/2020) bertempat di Komplek Stadion Moch Soebroto Kota Magelang.

Pembina Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 11 Kota Magelang Agung Bayu Cahyono menjelaskan, latihan gabungan (latgab) tersebut merupakan ajang pertemuan anggota PMR se-Kota Magelang dalam menyamakan persepsi materi. Juga sebagai evaluasi kegiatan PMR di sekolah, meningkatkan motivasi anggota PMR.

“Serta PMR sebagai ajang menjalin hubungan persahabatan nasional dan internasional,” jelas Agung yang juga pengurus PMI Kota Magelang itu.

Deretan Kejuaraan

Agung bersyukur dalam kegiatan latgab PMR tersebut SMP Negeri 11 Kota Magelang  menyabet beberapa kejuaraan di beberapa lomba yang diadakan selama Latgab. Yaitu sebagai Juara Favorit, Juara 2 Dragbar 4, Juara 2 Galeri, Juara 1 PRS. Selanjutnya meraih Juara 2 Pentas Budaya, Juara 2 Jurnalistik, dan Juara 3 Hasta Karya.

“Selain itu juga meraih Juara 2 Padus, Juara 3 Maket SSB, Juara 2 Dragbar 2. Sementara di lomba Kepalangmerahan meraih Juara 2, Melukis Tong Sampah Juara 2, Administrasi Juara 3, kemudian Juara 3 PP, serta Juara 3 di lomba PK ,” beber Agung.

Tingkatkan Misi Kemanusiaan

Agung mengungkapkan, para siswa peserta Latgab PMR dari SMP Negeri 11 Kota Magelang sangat puas dengan jerih payahnya selama latihan bersama para pembina dan pelatih. Mereka sangat bersyukur atas prestasi yang diraih.

“Tidak lupa saya mengucapkan terimakasih kepada semua kontingen yang memilih SMP Negeri 11 Kota Magelang sebagai Juara Favorit,” ungkapnya.

Selaku Pembina PMR, Agung berharap perolehan prestasi SMP Negeri 11 Kota Magelang tersebut dapat meningkatkan motivasi para peserta dalam mengembangkan misi kemanusiaan.

“Terutama di lingkungan sekolah, dan di mana pun mereka berada,” harap Agung. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?