Opini

Hindari Dampak Buruk, Simak Cara Mengatasi Anak Kecanduan Televisi dan Gadget

Siedoo, Dampak buruk kebiasaan menonton televisi (TV) terlalu lama ternyata tidak berhenti sampai kesehatan fisiknya saja.  Sebuah studi oleh tim peneliti dari University of Otago di New Zealand yang dimuat dalam jurnal Pediatric menyebutkan bahwa terlalu sering menonton TV mengganggu perkembangan sifat sosiopatik saat anak beranjak dewasa.

Bagaimana dengan pengaruh gadget, seperti ponsel dan konsol game, pada tumbuh kembang anak? Hasilnya tidak berbeda jauh seperti yang dibayangkan. Sebuah penelitian yang dipresentasikan di Pediatric Academic Societies Meeting di San Francisco, Amerika Serikat, melaporkan bahwa balita yang sering pakai gadget berisiko terlambat bicara.

Sementara itu dirangkum dari berbagai penelitian, analisis para ilmuwan menunjukkan bahwa anak-anak yang memakai gadget untuk berinteraksi di media sosial secara berlebihan sangat berbahaya. Mereka tiga kali lipat lebih berisiko untuk mengalami gangguan tidur, termasuk insomnia, yang bisa memicu gangguan kecemasan dan depresi.

Cara Mengatasi

Agar terhindar dari kecanduan TV dan gadget, ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua di rumah.

1. Batasi penggunaannya

Dalam masa karantina seperti ini tidak jarang anak merasa bosan dan pada akhirnya mereka lebih memilih untuk menonton TV atau bermain gadget. Boleh saja sebagai orang tua memberikan peluang untuk sikecil menonton tv ataupun bermain gadget, namun tetap dibatasi  waktunya.

2. Beri jadwal

Jadwalkan waktu yang tepat untuk menonton TV atau bermain gadget. Di luar itu orangtua harus menyiapkan alternatif lain agar anak tidak bisa dan menjadi kembali bermain gadget.

3. Jangan beri akses penuh

Setiap anak yang menggunakan TV ataupun gadget usahakan dia tidak sendirian dan tetap dalam pengawasan. Selain itu untuk gadget juga sebaiknya tidak diserahkan pada anak sepenuhnya. Biarkan anak meminta izin terlebih dahulu dan ambil kembali setelah selesai.

4. Tetapkan wilayah bebas gadget

Buat peraturan tidak boleh menggunakan gadget di tempat tempat tertentu. Juga aturan boleh menonton televisi setelah belajar dan itu pun ketikan acara diperuntukkan bagi anak-anak.

5. Ajarkan pentingnya menahan diri

Keinginan anak untuk menonton TV atau menggunakan gadget coba ditahan dengan mengajak anak bermain yang lain. Atau diajak membantu orang tua di rumah dengan pekerjaan ringan keseharian. Seperti menyapu lantai, mencuci piring, menyiram tanaman, dan lain-lain.

6. Berikan contoh yang baik

Sudah menjadi hal lumrah bukan bahwa anak meniru apa yang dilakukan orangtuanya. Untuk itu, orang tua juga harus menjadi contoh yang baik, letakkan handphone dan bermainlah bersama anak. (*)

Husna Nashihin
Program Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Madani, Yogyakarta
Apa Tanggapan Anda ?