Advertorial Kegiatan

Peserta Didik Belajar di Rumah, Sarpras TK IT Asy-Syaffa' 1 Tetap Dibersihkan

MAGELANG - Ditengah pandemi Covid-19 yang melanda saat ini mengharuskan setiap individu maupun kelompok untuk waspada dan dan selalu menjaga kebersihan. Seperti dilakukan para guru Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TK IT) Asy-Syaffa’ 1 Kota Magelang, Jawa Tengah yang melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah, Selasa (14/4/2020).

Sebenarnya kegiatan bersih-bersih seperti ini merupakan kegiatan rutin TK IT Asy-Syaffa’ 1 guna menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat untuk anak-anak. Namun guna menyikapi wabah kali ini, intensitas dan skala kegiatan ditingkatkan. 

Karena kegiatan anak di sekolah ditiadakan selama masa Belajar di Rumah mengakibatkan beberapa fasilitas kelas dan sekolah jadi jarang digunakan, dan kotor. Oleh karena itu, pihak sekolah segera melakukan tindakan pencegahan berupa pembersihan dan pengamanan guna menghindarkan dari debu maupun virus yang berpotensi mengancam kesehatan. 

Plh. Kepala TK IT Asy-Syaffa’ 1, Tri Handayani mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga sebagai antisipasi jangka panjang untuk mengamankan lingkungan sekolah. Apabila ternyata nantinya kegiatan masa Belajar di Rumah diperpanjang akibat wabah Covid-19.  

“Menyikapi hal itu maka kita sudah melakukan pengamanan terhadap ruang kelas, alat belajar dan fasilitas lain terlebih dahulu. Sehingga saat anak sudah diperbolehkan masuk kembali, lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat,” ucapnya.

Kegiatan bersih-bersih difokuskan pada fasilitas yang dekat dengan aktivitas anak, seperti ruang kelas, alat tulis, alat makan, wastafel san beberapa fasilitas lain. Untuk barang elektronik dan barang lain yang rawan debu diatasi dengan cara menutupinya menggunakan plastik. 

Tiap ruang kelas menjadi tanggung jawab guru pengampu masing-masing untuk dilaksanakan pembersihan. Guru pun tak semuanya berangkat di hari yang sama, karena telah dibuatkan jadwal piket untuk guru yang berangkat ke sekolah. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu menjadi salah satu tindakan pencegahan dan dukungan agar wabah ini segera berakhir.

"Sehingga kegiatan belajar mengajar anak dapat berlangsung dengan normal dalam lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman," harap Tri Handayani. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?