Advertorial Daerah

HUT TK Negeri Pembina ke-21, Adakan Lomba Pojok Baca

MAGELANG – Kelompok Bermain (KB) Taman Kanak – kanak (TK) Negeri Pembina Kota Magelang, Jawa Tengah mengadakan hari ulang tahun (HUT) ke-21. Perayaan tersebut diisi dengan lomba pojok baca antar kelas, Sabtu  (11/01/2020). Hal ini dilakukan guna merangsang dan mendongkrak literasi. Harapannya mereka lebih senang dengan buku.

“Kalau periode sebelumnya diadakan dengan kegiatan jalan santai dan potong tumpeng saja, namun kali ini kita adakan lomba pojok baca tiap kelas, untuk semua wali murid. Hal itu tidak saya duga, semua kelas dihias, itu karena kerja sama yang solid dari orang tua, komite dan guru,” kata Kepala TK Negeri Pembina Pertiwi, Sutarti, S.Pd., AUD.

Sejumlah tujuh kelas dihias wali murid, terdiri dari satu kelas Kelompok Bermain, kelas Taman Kanak - kanak A dan B yang terbagi masing – masing 3 kelas. Pihak sekolah merasa kagum, kalau wali murid dirangkul dengan baik, ternyata wali murid bisa menyempatkan waktu ditengah kesibukan pekerjaan.

Dijelaskannya, pihak sekolah mengadakan lomba pojok baca karena ingin merubah mindset anak-anak sejak dini, agar anak-anak gemar membaca buku. Karena dengan membaca, anak – anak akan bertambah keilmuwannya.

“Untuk pembisaan membaca di kelas dalam kegiatan, kita sisipkan untuk kegiatan seperti itu. Terutama untuk persiapan anak – anak yang akan melanjutkan ke tingkat sekolah dasar. Memang untuk membaca kita persiapkan dari awal untuk pembiasaan dulu, kalau anak-anak sudah suka dengan buku, otomatis akan suka untuk membaca,” urainya.

Pihak sekolah berharap, menginjak usia ke 21 ini agar sekolah bisa semakin eksis dan kekompakanya selalu terjaga. Karena, dengan kekompakan semua pihak, dunia pendidikan akan maju. "Kalau kita benar – benar ikhlas menjalaninya, kebersamaan itu akan terjaga. Bekerja dengan ikhlas dan senyum akan menghasilkan yang maksimal,” imbuhnya.

Salah satu juri lomba pojok baca Sriyatun, S.Pd., AUD mengatakan, memang literasi baca itu diperlukan oleh anak -anak. Terutama, ketika awal pembelajaran, mereka harus kita berikan literasi yang tidak hanya di pojok baca saja.

"Ini semangat sekali TK Pembina dalam memberikan pojok baca kepada anak – anaknya, kerja sama dengan wali murid juga bagus,” ujar Sriyatun, S.Pd., AUD.

Ditambahkannya, melalui pojok baca diharapkan bisa memotivasi anak-anak untuk membaca. Meskipun dalam jenjang TK belum ada membaca yang sangat formal. Tetapi, dengan memberi lingkungan yang bagus terkait buku dapat membuat anak tertarik, sebagai pengenalan simbol terlebih dulu.

“Hal-hal yang dinilai dari pojok baca adalah keindahan, kenyaman dan kreativitas dari wali murid untuk menghias pojok baca tersebut,” jelas sosok yang juga pengawas sekolah tersebut.

Ketua Komite, Aris Kurniadi memberikan tanggapan, ternyata atensi dari orang tua dan guru sangat luar biasa. Pihaknya berharap untuk TK Pembina  menjadi lebih baik dari yang sekarang. Peningkatan dari fasilitasnya, lalu mungkin bisa ditambahkan dalam hal digitalisasinya.

"Kepada tenaga pengajarnya sudah cukup baik, mungkin kedepannya lebih ditingkatkan penyiapan anak – anak ke jenjang SD,” katanya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?