Budi Susilo, Penggagas TBM 'Omah Buku', Blondo, Mungkid, Kabupaten Magelang. I foto : Narwan Siedoo

Tokoh

Budi Susilo Sukses Antarkan TBM ‘Omah Buku’ Raih Prestasi

Iklan SMA Mutual

Siedoo, Seorang tokoh masyarakat Randugunting Desa Blondo Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah, Budi Susilo patut diacungi jempol. Pasalnya pria sederhana ini sangat peka dengan dunia literasi. Setidaknya di lingkungan tempat tinggalnya.

Berkat keseriusannya mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) ‘Omah Buku’ membuat TBM itu berhasil meraih Juara 1 Lomba TBM Tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2019, Kamis (21/11/2019).

Bermula dari Kepekaan Hati

Menurut Budi, awalnya dia gelisah melihat masih rendahnya minat baca masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Kemudian guru sekolah luar biasa di Kota Magelang ini merintis sebuah pos baca pada pertengahan tahun 2016.

Pertama pos baca pertama diadakan di sebuah pos Keamanan Lingkungan (Kamling) RT 05 RW 02 Randugunting, tempat pria 46 tahun ini tinggal. Dengan menyisihkan uang gajinya, Budi mulai mengisi pos baca dengan membeli beberapa puluh buku dan majalah bekas, kemudian ditaruh di pos Kamling.

Buku-buku dan majalah tersebut dimaksudkan agar petugas ronda bisa membacanya. Lantas pada siang hari buku-buku tersebut dibaca oleh anak-anak di lingkungan itu.

Direspons Pemerintah Desa

Wujud dari gagasan Budi ternyata membawa hasil. Pos Kamling sekaligus pos baca tersebut memperoleh Juara II dalam lomba Pos Kamling Tingkat Polres Kabupaten Magelang tahun 2016. Tidak sampai di situ, ide bagus tersebut direspons kepala Desa Blondo, Suharto Udi yang menawarkan sebuah bangunan aset desa bekas Polindes untuk dijadikan TBM.

Akhirnya pertengahan tahun 2017, pos baca di pos Kamling itu resmi pindah ke gedung bekas Polindes tak jauh dari tempat semula. Remi pula berganti nama menjadi Taman Bacaan Masyarakat  ‘Omah Buku’ Desa Blondo.

Di tahun 2017 itu pula pertama kali TBM Omah Buku mendapat bantuan anggaran dari Anggaran Desa Blondo sebesar Rp 15 juta. Dana tersebut digunakan untuk merehab bangunan, pengadaan sarana taman baca dan pengadaan bahan pustaka.

Pengelolaan Dibantu Aktivis Literasi

TBM Omah Buku Dusun Randugunting, Desa Blondo Kecamatn Mungkid Kabupaten Magelang. I foto : Narwan Siedoo

Pembaca yang datang ke taman semakin banyak, terutama anak-anak. TBM Omah Buku buka layanan setiap hari yaitu sore hari. Dalam melayani pembaca Budi dibantu oleh beberapa relawan dari remaja dan pegiat literasi di lingkungan TBM.

Tahun 2018, TBM mendapatkan anggaran dari dana desa lagi sebesar 11,5 juta rupiah. Digunakan untuk kegiatan TBM terutama menambah koleksi buku. Sehingga buku yang dimiliki TBM tersebut mencapi 4.000 eksemplar.

Diwarnai Kegiatan untuk Anak dan Masyarakat

Selain itu, TBM Omah Buku juga mendapat donasi buku dari masyarakat. Kegiatan di TBM juga semakin beragam. Mulai dari lomba membaca puisi, dongeng, pantomim dan latihan berbagai keterampilan.

Menurut Budi, pelatihan keterampilan yang pernah diadakan yaitu latihan membatik, membuat telur asin, kemasan makanan dari daun pisang, roket air dan keterampilan membuat karya dari barang bekas limbah botol plastik.

Melengkapi kegiatan TBM, Budi juga mengajak para pelanggan TBM terutama anak-anak berekreasi edukasi. Seperti mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Magelang, yaitu candi dan situs-situs purbakala lainnya.

Selain itu, diadakan pula aneka permainan dan musik tradisional, jumpa penulis, bedah buku dan pelatihan literasi digital.

Segala administrasi dan kegiatan TBM yang lengkap, maka pantaslah TBM Omah Buku meraih prestasi gemilang tahun 2019 sebagai Juara 1 Lomba TBM Tingkat Kabupaten Magelang. Atas prestasinya itu, TBM Omah Buku berhak memperoleh penghargaan berupa trofi kejuaraan, sertifikat dan uang pembinaan dari Bupati Magelang. (*)

Apa Tanggapan Anda ?