Salah satu siswa pengurus Islamic Study Club (ISC) SMP N 8 Magelang, Jawa tengah sedang berdakwah usai sholat dzuhur berjamaah | foto: Fauzi Bayu Sejati | Sieedo

Advertorial Daerah

Islamic Study Club SMPN 8 Kota Magelang, Kuatkan Pribadi Islami


MAGELANG  - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Kota Magelang, Jawa Tengah menguatkan pendidikan karakter dengan memberikan wadah dalam ekstrakurikuler Islamic Study Club (ISC). ISC merupakan suatu sarana sekolah dalam membina akhlak dan karakter siswa dengan menjadikan salah satu ekstrakurikuler wajib di sekolah ini.

"Pembinaan dalam ISC yang pertama pembinaan karakter, melalui Kajian Islam Muslim Sejati atau istilahnya dinamakan Kismis,” kata Pembina ISC SMP N 8 Magelang, Maulana Choirul Azis, S.Pd.I.

Selain itu, pembinaan menggunakan pendekatan qurani dengan memberikan pendidikan pelatihan baik Tilawatil Quran, baca tulis Al-Quran, Tartil Al-Quran dan Tahfid yang dilaksanakan setiap Sabtu setelah jam pulang sekolah. Pembimbing dari Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang. Di sisi lain ada pembinaan tentang bakat dan akhlak yang sering dibantu oleh UIN Sunan Kalijaga setiap tahunnya.

“Bakat yang digali di sini ada bakat seni Islami meliputi nyanyi atau nasyid. Kemudian ada seni rebana yang alhamdulillah kemarin (14/10/2019) kita juara 1 dan besok mewakili Kota Magelang ke tingkat provinsi Jawa Tengah di Kota Rembang (26/10/2019),” tuturnya.

Selain itu, juga dibantu dari Pondok Pesantren Tidar untuk memberikan pendidikan dalam pelatihan yang diberi nama Spiritual Character Building. “Kita bekerja sama dengan pondok pesantren tersebut untuk membina anak dengan cara menjadi santri selama dua hari disana,” ungkapnya.

Tujuan utama ISC dibentuk ialah untuk memakmurkan masjid, membina karakter siswa baik akhlak maupun spiritual dan membina bakat siswa terutama di bidang Islami. “Memakmurkan masjid diantara lain kita menggunakan masjid bukan hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk dakwah. Dakwah siswa ke siswa atau siswa ke masyarakat,” imbuhnya.

Pembina ISC dan Guru Agama SMP N 8 Magelang, Achfi Muttolibi, S.Pd.I mengatakan, ISC melakukan pertemuan rutin satu minggu satu kali, berisikan kegiatan seperti kajian tafsir Al-Quran, pendalaman dalam pembacaan Al-Quran dan ada pembahasan hal fiqih kehidupan sehari-hari. Nanti hasil dari kajian itu, anak-anak akan membimbing ke temannya yang belum bisa.

“Kadang ada anak yang bertanya Allah itu seperti apa, itu terlintas dalam benak mereka. Hal itu menunjukkan anak – anak ternyata mempunyai sifat kritis. Sesuatu yang mungkin tidak terlintas pada orang dewasa untuk bertanya, tapi justru anak-anak menanyakan hal semacam itu,” kata Achfi.

Harapan dengan kegiatan dalam ISC dapat membentuk karakter keislaman pada anak, seperti pada setiap Kamis anak – anak membersihkan masjid. Sekitar delapan puluh anak menjadi pengurus ISC dan mempunyai beberapa divisi diantaranya, Divisi Masjid, Divisi Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Divisi Seni, Divisi Sosial, Divisi Dakwah.

Kepala SMP N 8, Imam Baihaqi, S.Pd., M.Pd menambahkan, kegiatan ini untuk membentuk jiwa religius pada anak dan ikatan ukhuwah atau rasa kebersamaan menjadi lebih erat. Menurutnya, ISC semacam ekstrakurikuler yang lebih luas, ada grup rebana, tartil, tahsin, tahfid, pidato, sifatnya ada anggaran atau tidak tetap berjalan. Kebiasan yang berkaitan dengan religi diharapkan menjadi sebuah kebiasan yang baik dan menjadi sebuah budaya.

“Ketika mereka menjadi anggota ISC otomatis kita tekankan, menjadi contoh baik bagi yang lain. Visi misi yang ada di sekolah tidak jauh beda dengan visi misi di Kota Magelang. Kalau di sekolah kita itu berprestasi, santun, religius dan berwawasan lingkungan,” tambahnya.

Siswa SMP N 8 Magelang juga menambah prestasi dengan memperoleh juara satu lomba Gala Desa tingkat Kota Magelang pada 19 Oktober 2019, cabang atletik lari under 13 tahun atas nama Maicha, siswa kelas VII dan juara tiga under 13 tahun atan nama M.Rakka A, kelas VIII. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?