Tokoh

Simak Kisah Wisudawan UNY IPK Tertinggi, Lulus Tercepat dan Termuda

Siedoo, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) baru saja menyelesaikan prosesi wisuda periode Juni 2019. Sebanyak 1.574 mahasiswa dari berbagai fakultas dinyatakan lulus kuliah. Namun demikian, dari jumlah itu, terdapat kisah - kisah unik yang muncul dari para mahasiswa.

Siapakah wisudawan dengan IPK tertinggi, siapakah wisudawan dengan lulus tercepat dan siapakah wisudawan dengan umur termuda. Berikut ulasannya.

Secara total, wisudawan yang meraih predikat cum laude atau dengan pujian sebanyak 713 orang (45,23%). Itu terdiri dari : S3 sebanyak 5 orang, S2 sebanyak 45 orang, S1 sebanyak 605 orang, dan D3 sebanyak 58 orang.

Pada wisuda kali ini Muhamad Nur Chozin dari Prodi Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan berhasil meraih indeks prestasi tertinggi untuk jenjang S1 yaitu 3,95. Saat ditanya bagaimana lelaki kelahiran Yogyakarta, 1 Agustus 1996 tersebut mencapai indeks prestasi setinggi itu, alumni SMKN 2 Yogyakarta ini mengaku selalu duduk di depan saat perkuliahan.

“Materi lebih jelas diterima dan lebih mudah berinteraksi dengan dosen,” ungkap Chozin.

Warga Kricak Kidul, Tegalrejo, Yogyakarta tersebut suka belajar pada pagi hari dan malam untuk mengerjakan tugas. Putra Gimin Pranoto (alm) dan Ponirah tersebut juga aktif di Unit Kegiatan mahasiswa Penelitian UNY dan mendapat beasiswa bidikmisi. Kedepannya Chozin berencana studi lanjut S2 melalui beasiswa LPDP Afirmasi.

Adapun mahasiswa yang lulus tercepat dalam wisuda UNY periode ini adalah Riza Ardina Kumalasari dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi yang berhasil menempuh pendidikan S1 dalam waktu 3 tahun 6 bulan. Menurut gadis kelahiran Sleman, 26 Agustus 1996 tersebut, untuk bisa lulus dalam waktu singkat, strategi yang diambil adalah mempercepat pengerjaan skripsinya.

Warga Jambusari Wonokerto, Turi, Sleman tersebut mengejar waktu dengan mempercepat pengerjaan skripsinya yang telah dimulai pada masa KKN.

“Pada saat KKN saya sudah mempunyai judul penelitian dan saat magang di BPK bisa konsultasi dengan dosen tiap Jumat,” kata Riza.

Alumni SMAN 11 Yogyakarta tersebut juga biasa mengambil SKS penuh hingga 26 SKS dan aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan Fakultas Ekonomi. Indeks prestasi yang dicapai anak pasangan Supardi dan Rismiyati tersebut mencapai 3,62.

Pada periode ini, mahasiswa yang diwisuda sebanyak 1.574 orang. Dengan rincian 20 orang program Doktor (S3), 207 orang Program Magister (S2), 1.135 orang Program Sarjana (S1), dan 212 orang Program Diploma (D3).

Sebaran menurut fakultas/PPs: PPs sebanyak 227 orang, FIP sebanyak 237 orang, FBS sebanyak 176  orang, FMIPA sebanyak 157 orang, FIS sebanyak 134 orang, FT sebanyak 299 orang, FIK sebanyak 124 orang, dan FE sebanyak 220 orang.

Sementara itu, Ayu Nurul Istiqomah dari prodi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan merupakan lulusan termuda dalam wisuda UNY periode ini. Gadis yang lahir di Magelang, 26 Juni 1999 tersebut berhasil menjadi lulusan termuda wisuda UNY karena berhasil meraih gelar sarjana dalam usia 20 tahun 5 bulan.

Alumni SMAN 1 Kebumen, Jawa Tengah tersebut mengisahkan bahwa pada usia 5,5 tahun sudah masuk SD dan saat duduk di bangku SMA masuk dalam kelas akselerasi. Sehingga sekolahnya hanya ditempuh selama 2 tahun.

Selama kuliah, putri Sukardi dan Nurkhayati tersebut mengambil paket dari jurusan hingga 24 SKS secara runtut. Sehingga, berhasil meraih IPK 3,58. (*)

Apa Tanggapan Anda ?