Daerah

Mekar di Kampus Unimed, Bunga Langka Ini Jadi Obyek Pengamatan Mahasiswa

MEDAN - Pengalaman langka bisa melihat bunga amorphophallus paeoniifolius yang sedang mekar secara langsung di Kampus Hijau Universitas Medan (Unimed), Sumatera Utara (Sumut). Lokasinya tepat berada di halaman Ruang Kaca Biologi FMIPA.

Amorpophallus paeoniifolius adalah salah satu jenis bunga bangkai yang berasal dari keluarga araceae (talas-talasan) biasanya tumbuh di Hutan Hujan Tropis dataran rendah. Tanaman ini memiliki umbi, batang, hingga akar sendiri sehingga bisa mencari makan sendiri. Tingginya bisa mencapai 2,5 meter, dengan lebar 1,5 meter saat mekar.

Amorpophallus paeoniifolius dapat tumbuh melalui biji bunga dan juga umbi. Namun, jika dari biji, tanaman tersebut perlu puluhan tahun untuk tumbuh dan berbunga. Jika dari umbi, tanaman tersebut akan tumbuh lebih cepat tergantung usia dari umbi yang ditemukan di hutan.

Dikutip dari laman unimed.ac.id, awalnya tumbuhan di kampus ini ditanam pada tahun 2011 oleh Yusran E. Ritonga, Stambuk 2006. Dia salah satu anggota Biota (Biologi Pecinta Alam) Sumut Bibitnya sendiri, dibawa oleh Nani Yusnita Pendidikan Biologi B Stambuk 2009 dari Langkat, Sumut. Dan tahun 2019 ini baru mengeluarkan bunganya.

Mekarnya bunga bangkai tersebut, menyedot perhatian mahasiswa. Banyak mahasiswa yang penasaran dan berswafoto dengan tanaman unik ini. Untuk mencegah tangan-tangan jahil, Mahasiswa Biologi Unimed berinisiatif memberi batas aman para pengunjung dan dilengkapi dengan spanduk berisikan keterangan singkat tanaman tersebut.

Dekan FMIPA Dr. Martina Restuati, M. Si. mengaku senang dengan mekarnya bunga bangkai, setelah dinantikan beberapa tahun. Dikatakan Martina, bunga bangkai ini selalu disebut dalam mata pelajaran Biologi. Bunga langka ini selalu dicari serta dinantikan oleh mahasiswa Biologi karena termasuk bunga yang unik.

Martina menjelaskan, banyak perbedaannya dengan bunga pada tumbuhan lain, baik dari bentuk aroma dan fungsinya. Selain itu butuh waktu lama paling cepat 5 tahun baru muncul bunganya, itupun kalau lingkungannya mendukung.

Alhamdulillah, bisa berbunga di areal Rumah Kaca Biologi Unimed. Sehingga mahasiswa bisa langsung mengamati dan mempelajarinya tidak hanya melihat gambar. Tumbuhan-tumbuhan lainnya akan kita kembangkan dan budidayakan. Semoga menjadi daya tarik Unimed sebagai kampus hijau di Sumatera Utara,” ujar Dekan FMIPA tersebut. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?