Inovasi Internasional

Saingan 80 Tim Dunia, Empat Siswa MTsN Batu Sabet Emas

MALANG - Empat siswa MTsN Batu, Malang, Jawa Timur mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Mereka  mampu meraih medali emas Kompetisi Bidang Karya Tulis Ilmiah Remaja (KIR) di ajang Indonesia Internastional Invention Festival (I3F) 2019 di Universitas Ma Chung Kota Malang, 28 April 2019.

Siswa tersebut adalah Azizah Alif Habibillah, Selvin Ceria Mita Ramadhan, Rosiana Fitri Fadilah, dan Aprilia Nanda Indri Rosita. Mereka bersaing dengan 80 tim dari 3 benua.

Pembina KIR MTsN Batu, Sariyah (Sari) menilai prestasi ini sangat membanggakan. Pasalnya, ajang I3F diikuti oleh puluhan tim dari beberapa negara. “Prestasi ini cukup prestisius mengingat I3F 2019 diikuti 80 tim dari 3 benua, Asia, Eropa, dan Afrika,” ujar Sari dilansir kemenag.go.id.

Dalam karya tulis itu mereka mengangkat judul KIR beripa Optimization of  The Papain Enzyme in Papaya (Carica Papaya) Instead of The Rennet Enzym in Making Mozarella Cheese. Tema ini membahas tentang sebuah enzim yang didapatkan dari getah buah pepaya untuk menggantikan Enzim Rennet pada pembuatan keju mozarella.

Selama ini, enzim rennet biasanya diambil dari usus mamalia (binatang menyusui). Dalam pembuatan keju, enzim tersebut bekerja dalam proses penggumpalan susu (memisahkan bagian padat dan cair) pada pembuatan keju mozarella.  Saat ini, jumlah enzim dalam usus mamalia tersebut semakin menurun.

Dijelaskan, keberadaan enzim papain ini dapat dijadikan alternatif karena memiliki fungsi yang sama dengan enzim rennet. Bahkan, enzim papain mempunyai keunggulan dinilai lebih halal karena di ambil dari bahan alam, tidak seperti enzim rennet yang sangat memungkinkan di ambil dari mamalia yang tidak boleh dimakan oleh kaum muslim.

“Produk kami bernama MOBA (Mozarela  Batu). Produk ini didukung kekayaan alam di Kota Batu sehingga sangat memungkinkan produk kami untuk terrealisasikan,” tuturnya.

Dikatakan Sari, sejumlah prestasi di bidang karya ilmiah juga sukses diraih siswa-siswi MTsN Batu. Tahun 2018 lalu misalnya, siswanya juga mendapat medali emas di Bali dan perunggu di Surabaya pada ajang kompetisi karya ilmiah remaja.

Alhamdulillah, ini prestasi bagus dari anak-anak kami,” kata Kepala MTsN Batu Siti Hamidah. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?