Mahasiswa Unissula sedang melangsungkan UKBI. (foto: siedoo.com)

Internasional

35 Mahasiswa PBSI Unissula Dikirim ke Thailand September Nanti


SEMARANG – Sebanyak 35 mahasiswa semester 6 Prodi PBSI FKIP Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah melaksanakan UKBI (Uji Kemahiran Bahasa Indonesia) di aula gedung kuliah bersama fakultas setempat, Rabu (10/4/2014). Dalam pelaksanaan UKBI, mahasiswa diuji langsung tim dari Balai Bahasa Jawa Tengah yang dipimpin Desi Ari Pressanti.

Seperti tahun lalu, UKBI diwajibkan kepada mahasiswa PBSI sebagai syarat mengikuti seleksi PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) bulan September nanti. Negera yang dituju pada tahun ini masih sama dengan tahun lalu yaitu Thailand.

“Tes UKBI tersebut dilakukan untuk mengukur kemahiran bahasa Indonesia mereka sebelum melaksanakan PPL dengan nilai minimal unggul. Selain harus lulus tes UKBI, mahasiswa juga harus lulus TOEFL dengan skor minimal 450,” kata penanggung jawab PPL di Thailand, Evi Chamalah.

Untuk mahasiswa tingkat S-1, tes UKBI dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan mendengarkan, membaca, dan menulis. Jika dari hasil tes UKBI tersebut mahasiswa belum dapat mencapai nilai minimal maka mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti ujian ulang hingga mencapai nilai minimal.

“Tentunya mahasiswa tersebut tidak bisa mengikuti PPL di Thailand. Dengan UKBI tersebut diharapkan kemampuan bahasa mahasiswa terukur dan semakin meningkat,” tandasnya.

Meilan Arsanti, dosen penanggung jawab UKBI, menyatakan selain sebagai persyaratan seleksi PPL di Thailand, mahasiswa juga akan menulis skripsi sebagai salah satu syarat memperoleh gelar sarjana.

Proses penulisan skripsi dilakukan setelah mahasiswa mengikuti PPL. Dalam penulisan skripsi atau karya ilmiah mahasiswa diwajibkan menggunakan bahasa sesuai dengan tata kaidah bahasa Indonesia atau PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

“Biasanya mahasiswa menyepelekan masalah tata bahasa padahal hal ini salah satu biang kerok penyebab lamanya mahasiswa dalam menulis skripsi,” tegas dosen yang dikenal kritis mengenai tata bahasa.

Baca Juga :  Mahasiswa UAD Yogyakarta Ikuti Sea Teacher

Mahasiswa juga harus dipaksa belajar berbahasa dengan benar sebagai ciri khas mahasiswa Prodi PBSI. Akan sangat memalukan jika mahasiswa tidak bisa berbahasa dengan baik dan benar baik secara lisan maupun tulis.

Selanjutnya PBSI akan mengadakan seleksi ketat terkait pelaksanaan PPL di Thailand sebelum seleksi ditingkat fakultas dan universitas. Harapannya semua mahasiswa semester 6 lolos seleksi sehingga dapat mengikuti PPL di Thailand. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan Pemkot