Daerah

249 SK CASN Diserahkan ke Generasi Milenial, Wajib Punya Integritas

MAGELANG – Sebanyak 249 Surat Keputusan (SK) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah diserahkan. Penyerahan SK CASN tersebut dilakukan Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana, di ibukota Kabupaten Magelang, Kota Mungkid, Selasa (2/4/2019).

Edi Cahyana berharap ke depan para CASN menjadi smart, cerdas, dan mempunyai integritas. Sehingga benar-benar menjadi aparatur negara yang melayani sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Kalian CASN dari generasi milenial, calon pemimpin di masa mendatang,” kata Edi Cahyana.

Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, 249 CASN itu sebagai kado Hari Jadi ke-35 Kota Mungkid. Sehingga diharapkan memberikan energi baru, semangat untuk membangun Kabupaten Magelang.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang, Erie Sadewo mengatakan, 249 CASN itu melaksanakan tugas per 1 April 2019.

“Melihat dari penetapan formasi CPNS pada 2018, semuanya lebih mendasarkan pada garis prioritas pemerintah pusat. Antara lain tenaga pendidikan, kesehatan, dan sejumlah tenaga pendukung infrastruktur,” katanya.

Karena itu mereka ditugaskan di lingkup Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR).

Tak Sebanding

Menurut Erie, laju pensiun tidak sebanding dengan jumlah perekrutan SDM (Sumber Daya Manusia) di hampir semua daerah. Kedepan diharapkan ada kebijakan yang berdasar pada evaluasi situasional yang memberikan kemungkinan lebih agar proporsi kebutuhan SDM bisa lebih tercukupi.

Erie mengemukakan, semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) mengalami kekurangan pegawai. Tetapi tenaga-tenaga pendidikan dan kesehatan akan sangat diutamakan karena menyangkut pelayanan dasar. Tapi tak dipungkiri, kebutuhan SKPD lain tidak kalah penting.

Misalnya auditor, tenaga keuangan, atau tenaga yang menguasai IT. Untuk menutup kekurangan tersebut pemerintah melakukan perekrutan melalui jalur PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Salah seorang penerima SK, Luluk Agustin Ratnawati, S.Pd (22) menyatakan sangat bangga. Ia mendaftar untuk formasi guru di SD Negeri Jogomulyo, Tempuran, Magelang dan berhasil lolos.

Alhamdulillah, hari ini benar-benar istimewa buat saya dan seluruh penerima SK. Kami akan berusaha menjadi seperti yang diharapkan pemerintah. Yaitu aparatur yang smart, cerdas, dan berintegritas,” tuturnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?