Pemberian cinderamata oleh ITS kepada Mardigu Wowiek Prasantyo, Founder PT Santara Daya Inspiratama yang juga sebagai pemateri Kuliah Tamu Technopreneurship. foto : Siedoo

Daerah

Khusus Mahasiswa ITS, Bisa Meraih Modal untuk Usahanya


SURABAYA – Usaha yang dimiliki para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur mendapat perhatian khusus. Mereka bisa mendapatkan suntikan modal untuk menjalankan usahanya. Kepastian itu setelah ITS menjalin kerjasama dengan PT Santara Daya Inspiratama dalam hal pelatihan kewirausahaan dan pemberian modal bagi usaha yang dibuat mahasiswa.

Menurut Direktur Kemahasiswaan ITS, Dr Darmaji SSi MT, kerjasama yang dijalin SDI dengan ITS ini berkaitan dengan permodalan usaha yang dibentuk mahasiswa. Ketika ada kelompok mahasiswa ITS yang karya wirausahanya mempunyai peluang untuk dikembangkan lebih besar dan perlu permodalan, maka akan bisa difasilitasi oleh ITS.

“Nantinya, alternatif permodalannya bisa berasal dari PT Santara Daya Inspiratama tersebut,” jelasnya.

Selain dalam hal permodalan, SDI juga akan memberikan bimbingan bagi mahasiswa yang bersungguh-sungguh dalam kewirausahaan terutama dalam bidang teknologi. Hal itu selain akan dapat menumbuhsuburkan budaya wirausaha, juga akan dapat mendorong mahasiswa untuk menggali potensi diri dalam membangun usahanya.

“Intinya adalah saling mendukung untuk menumbuhkan dunia kewirausahaan dalam lingkup ITS,” jelas dosen Departemen Matematika ITS ini.

Kerjasama ini merupakan usaha untuk menumbuhkan budaya kewirausahaan di kalangan mahasiswa yang terus digalakkan ITS. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut juga telah ditandatangani secara resmi saat digelar Kuliah Tamu Technopreneur.

PT Santara Daya Inspiratama (SDI) sendiri merupakan perusahaan yang berfokus dalam bidang perdagangan berbasis digital. Fokus dalam wirausaha adalah memberikan permodalan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari hasil investasi beberapa perusahaan besar dengan menggunakan sistem bagi hasil. SDI juga dapat mempertemukan investor dengan UKM agar bisa menjalin kerjasama secara langsung.

Adapun untuk langkah ke depannya menuju ITS sebagai Entrepreneur University, Darmaji mengungkapkan bahwa selama ini baik Direktorat Akademik ITS dan Direktorat Kemahasiswaan ITS terus mengupayakan penumbuhan bibit baru wirausaha dalam jiwa mahasiswa ITS. Dalam hal ini, Direktorat Akademik yang mengadakan mata kuliah technopreneurship dan Direktorat Kemahasiswaan yang mengadakan berbagai kegiatan kewirausahaan.

“Nantinya Kemenristekdikti juga akan membantu mengadakan kompetisi maupun pendanaan,” imbuh Darmaji.

Dikatakan pria yang murah senyum ini, ibarat tumbuhan, maka tumbuhan yang bernama wirausaha di ITS harapannya bisa semakin tumbuh subur. Selain itu, agar kelak mahasiswa ITS bisa semakin termotivasi untuk membuka usaha dengan semakin banyaknya fasilitas yang diberikan ITS.

“Ke depannya pun, semakin banyak orang yang berwirausaha, maka berbanding lurus dengan tingkat kemakmuran dari sebuah bangsa,” tandasnya.  (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?