Mediasi di Polsek Wringinanom Gresik. (foto: kompas.com)

Daerah

Anda Guru? Ini Pesan Guru yang Nyaris Dipukul Muridnya


GRESIK – Nur Khalim (30), warga Dusun Pasinan RT 19 RW 04 Desa Lemah Putih, Kecamatan Wringinanom, Gresik, Jawa Timur mendadak viral belakangan ini.  Itu karena beredar video dirinya yang ditantang oleh siswanya, tetapi ia tetap tenang dan tidak gegabah melakukan perlawanan.

Dalam video yang beredar, guru IPS di  SMP PGRI Wringinanom tersebut nyaris dipukul siswanya berinisial AA (15) kelas IX. Siswa tersebut tak terima diingatkan merokok olehnya, sehingga melawan.

Peristiwa tersebut baginya sebagai bahan pelajar dirinya dan bisa diambil hikmahnya untuk guru-guru lain, ketika menghadapi siswa yang beranegaragam dari berbagai kalangan.

Dia pun mengimbau para tenaga pendidik untuk sabar dan tidak cepat terbakar emosi dalam mendidik para siswanya. Caranya, dengan lebih mengutamakan pendekatan kekeluargaan sebelum menjatuhkan hukuman kepada siswa yang dianggap bersalah.

“Saya berharap kepada semua guru-guru supaya kenakalan anak jangan sampai dibalas dengan kekerasan juga,” katanya dilansir dari tribunnews.com.

“Jadilah guru yang profesional,” tambahnya.

“Mungkin dengan kejadian ini, Allah menciptakan saya sebagai guru profesional. Bagaimana mengurus murid dari berbagai kalangan,” tuturnya kembali.

Ia berharap kepada semua guru di Indoensia jika menerima perlakuan semacam hal tersebut agar ditangani dengan halus, pendekatan yang humanis.

“Jadi kepada semua guru, jika menemui kejadian seperti ini, lebih baik ditangani dengan halus dulu. Coba dengan pendekatan dan komunikasi dengan orangtua dan kalau orang tua tidak ada respons, maka baru dilarikan kepada pihak berwajib. Jangan patah semangat, semua pasti ada hikmahnya,” paparnya.

Kasus tersebut kini telah usai. Keduanya sudah saling minta maaf. Kedua belah pihak dipertemukan di Polsek Wringinanom.

Meski sudah diperlakukan seperti itu, Nur Khalim tetap komitmen untuk mengajat.

Baca Juga :  UIN Sunan Gunung Djati Gelar Seminar Nasional Pembelajaran MIPA

“Ndak apa-apa, itu sudah komitmen saya menjadi guru. Jadi apapun harus saya terima,” ujarnya dilansir dari detik.com.

Viral video Nur Kalim ditantang muridnya, ternyata banyak diketahui oleh tentangganya, salah satunya Budi. Ia mengaku mengetahui sejak dua hari lalu.

“Sudah tahu dua yang hari lalu. Nur Kalim itu memang orangnya pendiam. Arek-arek ae seng nemen (anak-anak saja keterlaluan). Dia anaknya pak kiai di kampung ini,” tandas Budi.

Sementara itu Mendikbud Muhadjir Effendy menyatakan perlakuan siswa terhadap guru di video itu merupakan pelanggaran berat. Tapi dia menitikberatkan pada peran sekolah agar memberi penanganan yang baik bagi anak-anak yang memiliki perilaku khusus.

“Kejadian-kejadian itu biasa, bukan saya bilang itu dibolehkan. Bahwa itu suatu pelanggaran berat iya, tetapi justru pendidikan harus segera melakukan proses pemulihan atau perbaikan mental anak seperti itu. Justru tugas kita di sekolah bagaimana terjamin bahwa anak-anak yang memiliki perilaku khusus seperti itu harus ditangani dengan baik,” kata Muhadjir. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
SD Mutual Kota Magelang