Ilustrasi. sumber: jobsindonesia.com

Nasional

Wow! Tiap Perguruan Tinggi Bakal Disuntik Rp 5 Miliar


JAKARTA – Perguruan tinggi di Indonesia dituntut untuk semakin maju di era saat ini. Jika bisa terus berinovasi, dimungkinkan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) akan memberi suntikan dana kepada masing-masing perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe menargetkan, setidaknya setiap perguruan tinggi mendapatkan suntikan dana masing-masing sebesar Rp 5 miliar. Kendati demikian, hingga kini pihaknya masih menyeleksi perguruan tinggi mana saja yang layak diberikan suntikan dana tersebut.

"Akan kami lihat mana yang layak dapat. Karena itu perguruan tinggi harus terus proaktif menghasilkan inovasi. Khususnya inovasi yang bisa mengangkat keunggulan daerah masing-masing," katanya dilansir dari jpnn.com.

Di sisi lain, Rektor Universitas Pertamina Prof Akhmaloka mengatakan perguruan tinggi harus mengajarkan mahasiswanya kemampuan berpikir logis untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

"Perguruan tinggi harus mengajarkan kemampuan berpikir secara logis, karena dengan berpikir logis maka akan dapat melakukan perubahan dan melakukan inovasi," ujarnya melansir antaranews.com.

Hal tersebut berbeda dengan tingkat berpikir rendah, yang mana lebih pada pengulangan. Akhmaloka memberi contoh cara berpikir tingkat rendah yang mana jika ujian hanya melakukan pengulangan daripada apa yang diajarkan.

Sedangkan kemampuan berpikir logis, soal ujiannya lebih pada analisis sehingga mendorong mahasiswa untuk berpikir logis. Dia menjelaskan saat ini perguruan tinggi dituntut untuk bertransformasi menjadi perguruan tinggi generasi keempat yang disebut universitas kewirausahaan.

"Perguruan tinggi dapat menjadi motor penggerak bagi suatu dinamika sosial, dan di sisi lain dapat menjadi peredam untuk dinamika sosial tertentu," kata dia lagi.

Melansir dari wartaekonomi.co.id, di era disrupsi seperti saat ini, perguruan tinggi dituntut untuk berkontribusi lebih besar dalam memberikan pelayanan publik melalui hasil-hasil penelitian yang aplikatif.

Termasuk, lahirnya organisasi-organisasi baru atau perusahaan-perusahaan rintisan yang dapat menjadi solusi bagi permasalah bangsa. Yakni, penyerapan tenaga kerja yang optimal, serta pelembagaan inkubator bisnis dan pengembangan startup companies.

Hal tersebut di atas sejalan dengan salah satu misi Universitas Pertamina yang diremsikan pada 1 Februari 2016, yakni berkontribusi pada peradaban dunia melalui pengembangan keilmuan dan penelitian.

Akhmaloka kembali menyampaikan Universitas Pertamina tengah mempersiapkan diri menuju entrepreneurial university. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan sinergi dan kerja sama yang baik antara perguruan tinggi, industri dan pemerintah.

“Industri dapat menyediakan program dan anggaran bagi pelaksanaan kegiatan penelitian, perguruan tinggi dapat menyediakan SDM untuk melakukan penelitian dan menghasilkan inovasi, dan pemerintah dapat mendorong kerjasama dalam kegiatan penelitian melalui kelembagaan kerja sama dan insentif bagi perguruan tinggi dan industri," ujarnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?