Mobil Hybrid Kasuari yang menepi setelah kejadian tabrakan beruntun. foto : Humas ITS

Inovasi

Meski Kecelakaan, ITS Tetap Bertekad Perkenalkan Mobil Listrik ke Nusantara


SURABAYA – Rombongan Mobil listrik dari Pusat Unggulan Iptek Sistem Kontrol Otomotif (PUI-SKO) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur yang tergabung dalam ekspedisi keliling Nusantara PLN BLITS Explore Indonesia terkena musibah. Kecelakaan beruntun mengakibatkan mobil karya anak bangsa rusak pada beberapa bagian. Namun, kondisi para tim tidak begitu masalah.

Ekspedisi keliling Nusantara pun tetep berlanjut, hanya menunggu proses perbaikan. Tabrakan beruntun tersebut dimulai saat rombongan yang terdiri dari satu mobil patroli dan pengawalan (Patwal) di urutan paling depan, diduga mengerem secara mendadak dan berhenti tiba-tiba. Sontak tabrakan beruntun terjadi dengan mobil listrik BLITS yang berada tepat di belakangnya.

Kemudian disusul mobil hybrid Kasuari dan diiringi dengan dua mobil logistik, serta mobil pembawa peralatan yang tak bisa menghindari tabrakan beruntun iring-iringan tim PLN BLITS Explore Indonesia tersebut.

Atas kejadian tersebut terjadi kerusakan pada bagian depan pada mobil listrik BLITS. Sehingga, tim PLN BLITS Explore Indonesia diharuskan untuk memperbaiki kendaraan sesegera mungkin agar dapat menyelesaikan perjalanan menuju 5 ribu kilometer pertama di Kota Medan.

Akibat kejadian itu, walaupun kerusakan yang terjadi sedemikian rupa, namun tidak melukai penumpang dan pengendara mobil listrik. Hal itu karena adanya proses desain yang sangat baik dan sesuai standar yang telah ditetapkan saat pembuatan mobil ini sendiri.

“Saat ini posisi mobil sedang dalam proses perbaikan di kota Medan sebagai pemberhentian terakhir di Pulau Sumatera ini,” kata Direktur PUI-SKO ITS, Dr Muhammad Nur Yuniarto ST.

Meski kecelakaan, mobil listrik telah menuntaskan perjalanannya di Pulau Sumatera dengan pemberhentian terakhir di Kota Medan. Sebelumnya, tim ini diberangkatkan mulai akhir Agustus 2019, dari Surabaya.

Baca Juga :  Lampu Pintar ITS, Mampu Deteksi Kualitas Udara¬†dan Penguat Sinyal

Namun, permasalahan sempat terjadi pada hari Sabtu (15/12/2018) lalu dalam perjalanan dari Tebing Tinggi menuju Medan. Rombongan tim PLN BLITS Explore Indonesia mengalami musibah tabrakan beruntun.

Rencananya setelah menempuh 5 ribu kilometer di Pulau Sumatera tersebut, tim PLN BLITS Explore Indonesia akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Pontianak, Kalimantan Barat dengan menggunakan kapal. Namun perjalanan tersebut harus ditunda hingga proses perbaikan mobil listrik BLITS selesai.

Kondisi Mobil Listrik BLITS saat dibawa untuk proses perbaikan di Kota Medan.

Ia memastikan bahwa, tabrakan yang terjadi tersebut juga bukan terkait permasalahan sistem pengereman dari masing-masing mobil. “Namun ini murni karena kehendak Tuhan untuk memperingatkan kami agar lebih waspada dan berhati-hati. Serta kami yakin kejadian ini dapat mempererat kebersamaan dan kekompakan tim PLN BLITS Explore Indonesia,” tandasnya.

Nur yang mewakili tim PLN BLITS Explore Indonesia mengungkapkan, perjalanan di Pulau Sumatera ini merupakan perjalanan yang luar biasa indah. Tim disuguhkan dengan segala keindahan alam dan penduduk yang saling menguatkan di segala kondisi.

“Hal itu membuat tim kami merasa bersyukur atas apa yang diberikan Tuhan dengan kondisi tim kami yang baik-baik saja atas musibah ini,” tutur dosen Teknik Mesin ITS ini.

Ia juga memastikan, Tim PLN BLITS Explore Indonesia juga bertekad akan terus melanjutkan perjuangan ini. Agar tetap bisa mengenalkan teknologi mobil listrik buatan anak bangsa hingga ke pelosok negeri. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
SD Mutual Kota Magelang