Nasional

Dies Natalis, Rektor ITS Sampaikan Tiga Fokus Pengembangan

SURABAYA - Ada tiga fokus yang ingin dikembangkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur. Yaitu, kontribusi pada permasalahan bangsa di bidang sains dan teknologi, kontribusi bangsa di level internasional untuk menjadi World Class University (WCU), dan transformasi ITS menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

"Harapannya, tujuan strategis ITS itu bisa berdampak baik bagi masyarakat, baik di level nasional maupun internasional," kata Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD.

Rektor menyampaikan itu saat peringatan Dies Natalis ke-58 Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Graha Sepuluh Nopember ITS, Surabaya, Jawa Timur. Agenda tahunan ini juga dihadiri Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi (Iptek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Dr Ir Patdono Suwignjo MEng SC yang mewakili Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti). Ia mengapresiasi segala capaian yang telah diraih oleh ITS dan juga kontribusinya dalam menyukseskan program kerja Kemenristekdikti.

“ITS telah menerapkan langkah inovasi yang baik. Terutama bisa dilihat dalam pengembangan motor GESITS dan juga printer Braille," jelas dia.

Pada kesempatan tersebut, Joni memberikan laporan mengenai transformasi yang sudah dilakukan ITS selama beberapa tahun terakhir. ITS sendiri telah melahirkan banyak inovasi-inovasi yang berdampak baik di masyarakat.

Hal itu bisa dilihat dengan beberapa produk seperti kapal laminasi bambu, mobil tenaga listrik BLITS, hingga kendaraan roda dua berpenggerak listrik GESITS. Inovasi tersebut merupakan bagian dari wujud nyata ITS dalam menerapkan tujuan strategis yang sudah dicanangkan diawal.

Diharapkan juga pada tahun 2024, ITS akan menjadi salah satu dari lima perguruan tinggi yang masuk dalam kelompok WCU dalam skala 500 besar. Oleh karena itu, dibutuhkan usaha, komitmen, dan perubahan yang maksimal di bidang penelitian, alokasi anggaran, pengelolaan dan sebagainya untuk mewujudkan WCU di tahun 2024.

"Harapannya, ITS mampu melakukan banyak inovasinya baik di level nasional dan internasional yang berdampak baik pada masyarakat. Terutama di era disrupsi dan revolusi indutri yang ke empat ini," katanya.

Ada beberapa rangkaian acara yang juga dilakukan sebagai pelengkap kemeriahan Dies Natalis ITS ke 58. Di antaranya adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bundesanstalt fur Materialforschung undprufung (BAM) Jerman dengan ITS, peluncuran mesin printer braille, penganugerahan ClassNK Award 2018, dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa, dosen serta karyawan yang telah berpartisipasi mengharumkan nama ITS baik di kancah nasional maupun internasional.

Pada kesempatan ini, ITS juga meresmikan Pusat Unggulan Iptek (PUI) di bidang industri kreatif yang ditandai dengan petikan gitar bambu karya ITS oleh Prof Joni Hermana, Chairul Tanjung, Patdono Suwignjo, dan pimpinan ITS lainnya. Peluncuran PUI Industri Kreatif ini merupakan yang keempat, setelah sebelumnya ITS juga meresmikan PUI Sistem Kontrol Otomasi (SKO), PUI Mechatronics and Industrial Automation (MIA), dan PUI Keselamatan Kapal dan Instalasi Laut. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?