SMP Mutual Kota Magelang, Jawa Tengah mengenalkan warisan budaya Indonesia ke siswa, melalui membatik bersama.

Daerah

SMP Mutual Memantik Siswa Mencintai Batik


MAGELANG – Nabil, siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah memegang erat canting yang siap untuk membatik. Sehelai kain putih juga mapan untuk dihiasi malam dengan motif tertentu. Suasana ini, tergambar di salah satu sudut ruang SMP Mutual 1 Kota Magelang.

“Kami merasa senang dengan kegiatan membatik bersama ini. Ternyata membatik bukan hal yang mudah, karena kita butuh waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil yang baik,” kata Nabil.

Memang, ada susasana yang berbeda di lingkungan SMP Mutual Kota Magelang kala itu. Siswa – siswinya, melalui pelajaran seni budaya, diajak untuk belajar guna memperkenalkan kekayaan seni Indonesia, yaitu batik. Batik sendiri merupakan warisan kekayaan budaya Indonesia yang harus dikenalkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa.

Berbekal kain katun putih, canting dan cairan pewarna, para siswa dengan antusias mengikuti pelajaran cara membatik. Termasuk, di antaranya membuat motif batik tulis tradisional, sesuai imajinasi masing-masing siswa.

“Kami bisa merasakan pengalaman membatik dan lebih mencintai warisan budaya Indonesia, yaitu batik,” jelas Nabil.

Guru Seni dan Budaya Seventina mengatakan, pelatihan membatik tersebut sengaja digelar guna memantik para siswa untuk cinta terhadap warisan kekayaan budaya yang semakin hari semakin ditinggalkan kaum muda. Maka, dengan pelatihan membatik ini, diharapkan mampu merangsang siswa untuk melestarikan dan mencintai batik sebagai budaya bangsa.

“Dunia fashion saat ini berkembang sedemikian rupa, sejalan dengan era modern dan globalisasi. Maka para siswa kita harapkan bangga dan lebih mencintai produk batik sebagai budaya bangsa,” kata Seventina.

Sementara itu, Kepala SMP Mutual Wasiun mengapresiasi kegiatan membatik yang dilaksanakan para siswa SMP Mutual Kota Magelang. Dengan kegiatan tersebut, siswa akan mendapatkan pengalaman baru dan menjiwai bagaimana menjadi seorang pembatik. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?