Nasional

Pendampingan Petani di Perbatasan, Wujudkan Lumbung Pangan 2045

MAGELANG - Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang, Jawa Tengah menggelar kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi program pendampingan mahasiswa/alumni dalam wilayah koordinasi STPP Magelang bersama dengan Perguruan Tinggi Mitra di Jawa Tengah dan DIY. Acara ini menghadirkan narasumber Kabid Program Pendidikan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Siswoyo, MP Sabtu, (15/9/2018).

Program pendampingan mahasiswa / alumni tersebut dicanangkan Kementerian Pertanian dalam rangka peningkatan luas tambah tanam (LTT) untuk komoditas padi, jagung dan kedelai sebagai langkah untuk mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia tahun 2045. Program pendampingan dilaksanakan sejak 2015, dan telah sukses dilaksanakan di berbagai wilayah. Bahkan, untuk tahun ini dilaksanakan sampai di wilayah perbatasan RI - Malaysia.

"Kegiatan program pendampingan mahasiswa /alumni ini sangat membekas di hati masyarakat. Di berbagai wilayah yang telah dilaksanakan program ini, khususnya pada tahun ini untuk optimalisasi alat dan mesin pertanian melalui bantuan yang telah diberikan oleh kementan, masyarakat sangat senang atas bantuan yang telah diberikan dan sharing ilmu teknologi pertanian," katanya.

Tahun 2018, kegiatan pendampingan mahasiswa/alumni ini fokus terhadap optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian. Hal itu sabagai fasilitas modernisasi pertanian untuk meningkatkan LTT, dalam upaya mewujudkan indonesia menjadi lumbung pangan dunia tahun 2045.

"Melalui program tersebut, masyarakat desa dapat menambah wawasan dibidang pertanian modern. Sehingga sebagian besar masyarakat, khususnya yang berada di wilayah perbatasan merasa kehilangan mahasiswa setelah program ini usai," katanya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?