KUPING GAJAH. Mustafa menunjukkan tanaman hias kuping gajah hasil silangannya. (foto: hesti/siedoo)
Siedoo.com - KUPING GAJAH. Mustafa menunjukkan tanaman hias kuping gajah hasil silangannya. (foto: hesti/siedoo)
Ekonomi

Berawal dari Hobi, Mustafa Berbisnis Tanaman Hias Kuping Gajah Silangan, Hasilkan Daun Bercorak Unik

MAGELANG, siedoo.com – Mustafa, warga Grogolan, Bojong, Candimulyo, Kabupaten Magelang memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk membuka usaha tanaman hias dan pertamanan.

Usaha yang dinamai “JTS Subur” itu berdiri pada 1999. Berawal dari kegemaran pada tanaman, Mustafa mulai melihat peluang jika ia mengembangkannya.

“Saya suka keliling lihat berbagai jenis tanaman. Lalu saya merasa ada tanaman-tanaman yang punya prospek jika dibudidayakan. Setelah saya coba tekuni, ternyata banyak yang berminat untuk beli,” ungkapnya.

Awal merintis usaha ini, ia menjual beberapa jenis tanaman hias untuk koleksi dan tanaman taman.

Kini, usahanya telah berkembang. Semakin banyak item tanaman hias yang ia jual. Maka untuk keberlangsungan usahanya agar lebih produktif, ia mengajak dua rekan kerjanya untuk membantu mengelola usaha yang dikenal dengan “JTS Subur” itu.

Hingga saat ini, seringnya Mustafa mendistribusikan tanaman hiasnya secara langsung dengan cara pembelian di tempat.

Peminat tanaman hiasnya beragam. Kebanyakan dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Maka sesekali, ia melakukan pemasaran secara digital, yaitu melalui Instagram, Facebook, dan grup pecinta tanaman di WhatsApp. Kadang, ia juga mendistribusikan tanamannya melalui dropshipper.

Meskipun terdapat banyak usaha tanaman hias di daerahnya, Mustafa mempertahankan eksistensi usahanya dengan selalu memperbarui item-item tanaman yang belum ada di tempat lain.

“Pada dasarnya saya petani bukan pedagang. Saya punya induk tanaman, saya perbarui item-item yang di tempat lain belum ada. Saya cari keunikan dan kebaruan tanaman,” ungkapnya.

PEKARANGAN. Mustafa, warga Grogolan, Bojong, Candimulyo, Kabupaten Magelang memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk membuka usaha tanaman hias. (foto: hesti/siedoo)
PEKARANGAN. Mustafa, warga Grogolan, Bojong, Candimulyo, Kabupaten Magelang memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk membuka usaha tanaman hias. (foto: hesti/siedoo)

Saat ini, ia sedang giat membudidayakan tanaman Anthurium atau biasa dikenal dengan kuping gajah.

Kuping gajah ini menjadi salah satu tanaman hias yang cukup populer di kalangan pecinta tanaman. Mustafa sendiri mulai menggeluti budidaya tanaman hias ini sejak empat tahun yang lalu.

Baca Juga :  Soal Antrean Panjang saat Beli Pertalite, Pemkab Magelang ‘Kontak’ Pertamina, Jawabannya Begini

Mustafa kian menyenangi kuping gajah. Ia pun getol bereksperimen menyilangkannya sehingga muncul jenis-jenis baru.

“Saya suka menyilangkan dua varian kuping gajah, yang saya lihat menarik jika disilangkan. Biasanya akan muncul corak dan tekstur unik seperti yang saya inginkan,” ujar Mustafa.

Seiring berjalannya waktu, kuping gajah yang dibudidayakan Mustafa makin banyak, sehingga ia pun menyiapkan tempat perawatan khusus tanaman itu di pekarangan belakang rumahnya.

“Bangunan ini memang hanya untuk kuping gajah, karena tanaman itu memerlukan perawatan khusus untuk pertumbuhannya,” pungkasnya.

Kini, ia mulai aktif memasarkan tanaman kuping gajah hasil silangannya. Salah satunya melalui media sosial Instagramnya, @swarynmustafa. (hesti/siedoo)

ANAKAN. Mustafa menunjukkan anakan kuping gajah hasil persilangan. (foto: hesti/siedoo)
ANAKAN. Mustafa menunjukkan anakan kuping gajah hasil persilangan. (foto: hesti/siedoo)
Apa Tanggapan Anda ?