KAJIAN. Penampilan siswa didik TK IT Zaid bin Tsabit Mungkid dalam acara kajian umum pada Sabtu (29/10/2022). (foto: madya/siedoo)
Siedoo.com - KAJIAN. Penampilan siswa didik TK IT Zaid bin Tsabit Mungkid dalam acara kajian umum pada Sabtu (29/10/2022). (foto: madya/siedoo)
ADV Pendidikan

Dari Kajian Umum KB TK IT Zaid bin Tsabit Mungkid, Mendidik Anak dengan Tauladan Rasulullah

MAGELANG, siedoo.com – KB TK IT Zaid bin Tsabit Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyelenggarakan kajian umum rutin bulanan. Tema bulan ini “Gema Asmaul Husna dan Sholawat”. Dalam kajian yang digelar di sekolah setempat tersebut menghadirkan pentausiah Ustadz Edy Purlani S.Pd, Sabtu (29/10/22).

Kepala KB TK IT Zaid bin Tsabit, Atik Setyowati menjelaskan, beberapa yang menjadi kegiatan bulanan adalah pendidikan parenting dan taklim untuk orang tua.

Alhamdulillah acara berjalan lancar. Di sini kami melibatkan seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar, respons juga baik,” ujar Atik, Senin (31/10/2022).

Ia berharap melalui kegiatan tersebut orang tua akan lebih intens mengikuti kajian dan parenting. Sehingga akan timbul rasa kedekatan dengan sekolah. Semua ini dilakukan untuk menciptakan sinergi antara orang tua dan sekolah.

Ustadz Edy menjelaskan tentang keutamaan membaca asmaul husna dan salawat. Salawat identik dengan Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Kajian ini mengajarkan anak didik untuk meneladani sifat-sifat rasul agar dapat berakhlakul karimah. Sifat-sifat rasul seperti siddiq, amanah, hingga fatanah.

Sidik artinya benar. Artinya, setiap perkataan yang diucapkan oleh rasul sifatnya benar, baik benar dalam menyampaikan wahyu yang bersumber dari Allah SWT maupun benar dalam perkataan-perkataan yang berhubungan dengan persoalan keduniaan.

Amanah yang artinya dapat dipercaya. Para rasul selalu menjaga diri dari segala perbuatan dosa untuk menjaga kepercayaan umat pada dirinya. Lalu sifat fatanah yang berarti cerdas, pandai, dan bijaksana.

Acara dilaksanakan di halaman TK IT Zaid bin Tsabit, dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Acara dibuka dengan pentas rebana dari Ekstrakurikuler Rebana dan Menyanyi. Adapula pembacaan tilawah dari anak didik, pentas asmaul husna dan salawat.

Baca Juga :  Perkuat Jiwa Sosial di Masa Pandemi, SD Muhammadiyah Sirojuddin Percepat Bayar Zakat

Selain itu ada penampilan dongeng dari Kak Komo yang berkolaborasi dengan siswa SD IT Zaid bin Tsabit Blondo. Acara juga dimeriahkan dengan mocopatan oleh siswa SD IT Zaid bin Tsabit Blondo.

Panitia penyelenggara juga menyediakan potong rambut dan cek gula darah gratis. Kegiatan ini diprioritaskan untuk masyarakat umum.

Selain itu panitia menyiapkan berbagai macam doorprize untuk mengapresiasi keaktifan para peserta kajian, seperti pernak pernik rumah tangga, sembako, dan perlengkapan sekolah.

Ketua Komite Sekolah, Hayati Rahayu Ningsih menyampaikan tema ini dipilih sebagai sarana controlling orang tua terhadap anaknya. Melihat anak-anak saat ini terlalu fokus pada gadget masing-masing menjadikan mereka kurang berinteraksi dengan orang tua dan teman sebayanya.

“Saya prihatin melihat anak sekarang, kalau sudah pegang gadget waktu bermain dengan teman-temannya semakin sedikit. Pola pikir anak juga menjadi lebih dewasa daripada seharusnya,” jelas Hayati.

Era digitalisasi menjadi solusi dalam beberapa hal. Namun bagi anak-anak, masa kecil mereka merupakan bagian dari proses tumbuh kembangnya. Sehingga terlalu fokus pada gadget akan berdampak kurang baik dalam proses tersebut.

“Semoga apa yang disampaikan Ustad Edy dapat mengena di hati kita semua. Supaya orang tua dapat meneladani akhlak rasul untuk mendidik anak menjadi solih solihah, agar tidak tergerus dunia luar yang semakin bebas,” harapnya. (madya/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?