POSTER. Siswa SMPN 2 Kota Magelang menunjukkan poster tentang lingkungan. (foto: istimewa)
Siedoo.com - POSTER. Siswa SMPN 2 Kota Magelang menunjukkan poster tentang lingkungan. (foto: istimewa)
ADV Pendidikan

Keren! Siswa SMPN 2 Kota Magelang Gelar Pajang Karya, Diisi Beragam Kreatifitas

MAGELANG, siedoo.com – Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka diimplementasikan SMPN 2 Kota Magelang, Jawa Tengah. Salah satunya dengan “Pajang Karya”, Selasa (27/9/2022) di sekolah setempat. Temanya Selembar Daun Selamatkan Bumi. Tujuannya, agar siswa semakin peduli dengan lingkungan.

Dalam kesempatan itu ditampilkan beberapa karya siswa. Yakni, penghiasan delapan taman di sekitar sekolah menggunakan tanaman hias, apotik hidup, dan poster.

Pajang Karya itu juga meriahkan dengan orasi dari siswa, seperti pembacan puisi, penjelasan karya, yel-yel, pantun dan lagu daerah.

Terdapat pula beberapa karya kreatifitas siswa yang ikut ditampilkan, seperti lukisan dengan alas tampah, pot bunga gantung, dan lain-lain.

Salah satu guru pendamping P5 SMPN 2 Kota Magelang, Haryati S.Pd mengatakan, dalam projek Pajang Karya tersebut memiliki tahapan-tahapan tertentu. Yakni, pengenalan soal edukasi lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian, observasi, studi banding di Taman Celosia Bandungan, kampanye lingkungan.

“Acara tersebut dipersiapkan dalam waktu tiga minggu. Namun, dalam eksekusi atau penerapan di SMP Negeri 2 Magelang hanya 3 hari dengan bergotong royong. Sedangkan dalam bidang logistik dibantu Pengurus Orang Tua Murid (POM), seperti dalam pembelian alat kebersihan, tanaman, dan beberapa perlengkapan lainnya,” kata Haryati S.Pd, Jumat (30/9/2022).

Dalam acara tersebut dihadiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Kepala Sekolah Negeri/Swasta SMP/MTS se-Magelang dan perwakilan POM.

“Kegiatan ini untuk medukung pembentukan karakter dalam Kurikulum Merdeka dan sebagai bentuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Karena Pancasila bukan hanya diucapkan dengan kata-kata, namun juga diimplementasikan dalam tindakan dan perbuatan,” kata Komite SMPN 2 Kota Magelang, Hj Sasmiati Satya Widyastuti, S.H.

Menurut salah satu siswa, Kailiya, projek tersebut sangat menarik, karena mempunyai beberapa tahap, siswa membuat sketsa dan mengembangkan sendiri, namun tetap dengan pendampingan dari guru.

Baca Juga :  Sekolah Religius Diharapkan Dongkrak Iman dan Takwa Pelajar

“Kelebihannya selain untuk edukasi berkelanjutan, juga dapat menyelesaikan masalah. Terutama dalam penghijauan di sekolah,” ujarnya. (fathna/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?