KIRAB BUDAYA. Acara Kirab Budaya dalam rangka G20 di Borobudur dimeriahkan masyarakat dari 20 desa. (foto: humaspemkab)
Siedoo.com - KIRAB BUDAYA. Acara Kirab Budaya dalam rangka G20 di Borobudur dimeriahkan masyarakat dari 20 desa. (foto: humaspemkab)
Daerah

Hari Ini Ribuan Warga Borobudur Meriahkan Kirab Budaya Peramai G20

MAGELANG, siedoo.com – Dalam meramaikan perhelatan G20 di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, masyarakat setempat turut memeriahkannya dengan Kirab Budaya, Senin (19/9/2022). Kirab yang melibatkan 20 desa di Kecamatan Borobudur ini dimulai sekitar pukul 9.00 WIB.

Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusias masyarakat yang terlibat dalam kirab tersebut. Apresiasi diberikan juga kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya Direktorat Jenderal Kebudayaan yang ikut mendorong masyarakat untuk menunjukan inovasinya di dalam mengembangkan budaya yang dimiliki melalui Kirab Budaya ini.

“Setidak-tidaknya kegiatan Kirab Budaya ini juga akan menumbuhkan perekonomian masyarakat dan mengundang wisatawan untuk semakin mencintai Borobudur,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, di sela-sela menyaksikan Kirab Budaya di Pondok Tingal.

Untuk diketahui kegiatan Kirab Budaya ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan RI yang melibatkan kurang lebih 2.000 warga perwakilan dari 20 Desa di Kecamatan Borobudur.

Menurut Adi, masyarakat di Borobudur sudah biasa melaksanakan event-event kebudayaan di setiap bulan tertentu. Apalagi didorong dengan adanya kegiatan G20 ini, maka akan semakin menggeliatkan kreatifitas dan ide gagasan.

“Harapannya kedepan kegiatan seperti ini terus berjalan dan berkesinambungan. Apapun akan kita lakukan sebagai kesungguhan terhadap wisatawan baik mancanegara maupun domestik,” ujar Adi.

Kegiatan Kirab Budaya ini juga dihadiri oleh Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Restu Gunawan, Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Samsul Hadi, dan Kepala Balai Konservasi Borobudur, Wiwit Kasiyati.

“Tentu (Kirab Budaya) untuk menumbuhkan nilai kebudayaan kreatifitas dan inovasi masyarakat ini kita akan berkolaborasi dengan semua unsur dan komponen baik masyarakat, BUMD, BUMN dan swasta,” kata Adi. (rls/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?