Penyerahan beras zakat fitrah kepada mustahiq
ADV

Rutin Tahunan, Penyaluran Zakat Fitrah Oleh SD Tahfidz Quran As Syafi’iyah

MAGELANG – Sekolah Dasar (SD) Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah mengadakan kegiatan penerimaan zakat fitrah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Seperti yang diketahui bahwa berzakat merupakan kewajiban setiap muslim. Kegiatan ini meliputi penerimaan dan penyaluran zakat fitrah.

Zakat fitrah yang terkumpul diantara berasal dari siswa dan juga beberapa wali siswa yang menitipkan zakat fitrah mereka di sekolah. Para siswa ini akan dipandu oleh panitia zakat dalam membacakan doanya masing-masing. Hal ini juga merupakan salah satu cara untuk mengedukasi siswa terkait ketentuan zakat dan tata caranya.

Kegiatan penerimaan zakat fitrah di SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah rutin dilakukan pada setiap tahunnya. Bahwa terlepas pandemi Covid-19 yang terjadi pada dua tahun terakhir tidak menjadi halangan untuk melaksanakan zakat fitrah.

Pengumpulan zakat fitrah pada Ramadhan 1443 H dilaksanakan pada Rabu dan Kamis (20-21/4). Wajib zakat dapat langsung menyerahkan zakat fitrah kepada panitia zakat yang ada di sekolah.

Kepala SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah Nurul Faizah, S.Pd.I menyampaikan bahwa ada 169 orang yang membayar zakat fitrah, diantaranya 67 orang membayar dengan uang dan 102 lainnya dengan beras.

“Terdapat 169 orang, siswa, wali siswa, guru, maupun karyawan yang mengamanahkan zakatnya kepada SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah,” papar Nurul.

Penerimaan zakat fitrah dalam bentuk uang dapat dilakukan dengan nominal Rp30.000 per orang. Sedangkan zakat fitrah dalam bentuk beras ialah 2.7 kg per orang.

SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah menyalurkan zakat dalam bentuk beras dan terkumpul sejumlah 200 paket beras zakat. Dimana 200 paket tersebut diberikan kepada 175 keluarga yang termasuk dalam 8 mustahiq.

Dalam pelaksanaannya, SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah tidak bekerja sama dengan pihak luar terkait hal penyaluran zakat. Penyaluran zakat fitrah dilaksanakan pada Jumat (22/4).

Zakat fitrah yang dikumpulkan disalurkan pada masyarakat yang termasuk 8 golongan mustahiq. Mereka diantaranya ialah warga sekitar sekolah, yaitu Dusun Cabean, Dusun Mendut, serta beberapa siswa.

“Semoga ibadah para muzakki diterima oleh Allah SWT, selalu mendapat keberkahan dan semoga bermanfaat, dapat membersihkan jiwa serta menambah kasih sayang terhadap sesama,” imbuh Nurul. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?