DIGITAL. Aplikasi perpustakaan digital Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang, iMagelangKota.
ADV Daerah

Inovasi iMagelangKota Sebagai Perpustakaan Digital Kota Magelang

MAGELANG – Perkembangan teknologi kini semakin cepat, terutama adanya pandemi yang semakin mempertegas hal tersebut. Kegiatan belajar mengajar atau bahkan event dan pertemuan bertahap memanfaatkan teknologi digital karena adanya himbauan pembatasan kerumunan.

Pandemi juga berdampak pada jumlah kunjungan dan peminjaman di Perpustakaan Umum Kota Magelang. Sejak 2017 lalu, Perpustakaan Umum Kota Magelang telah melakukan inovasi menuju perpustakaan digital dengan pengadaan e-book.

Perpustakaan digital ini berupa aplikasi berbasis android yang mana pemustaka bisa membaca buku tanpa harus datang ke Perpustakaan, nama aplikasinya adalah iMagelangKota.

Menilik situasi yang terjadi saat ini, Perpustakaan Umum Kota Magelang kembali mengenalkan iMagelangKota sebagai solusi sumber informasi pada seluruh pemustaka.

“Buku fisik tetap dibutuhkan, walau intensitasnya berkurang. Karena membaca di media sosial informasi yang didapat belum tentu benar, sedangkan informasi dari buku sudah pasti terjamin kebenarannya,” tutur Drs. Arif Barata Sakti, M.M, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang.

Langkah awal yaitu pemustaka dapat mendownload aplikasi iMagelangKota pada menu Playstore di android masing-masing. Setelah itu dapat login dengan akun Facebook atau Email.

Pemustaka dapat mendaftar menjadi anggota digital dan bisa meminjam buku sesuai dengan tenggang waktunya melalui aplikasi iMagelangKota. Tersedia juga berbagai e-book yang dapat dipilih sesuai dengan minat baca pemustaka.

Salah satu tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dimasa pandemi akan pengetahuan yang mudah diakses. Aplikasi ini juga dapat diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun tanpa batas ruang dan waktu. Sehingga aktifitas membaca dapat lebih fleksibel dan nyaman tanpa perlu keluar rumah.

“Semoga iMagelangKota dapat meningkatkan minat dan budaya baca dari masyarakat Kota Magelang agar memperoleh informasi yang tepat dan akurat,” ujar Arif. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?