PENGHARGAAN. Enam guru SMPN 10 Kota Magelang mendapatkan penghargaan. (foto: madyatantri/siedoo.com)
ADV Daerah

Mengabdi Terlama, Enam Guru SMPN 10 Kota Magelang Diberi Reward, Siapa Saja Mereka?

MAGELANG -Tepat pada perayaan Hari Guru, 25 November 2021, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Kota Magelang, Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada enam guru. Mereka adalah guru senior yang sudah hampir mendekati masa pensiun. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan ketekunan dalam mendidik anak-anak dengan luar biasa. Hal ini merupakan ide kreatif dari tim guru sekolah setempat.

Guru yang mendapat penghargaan yaitu Achmad Zaenal Arifin, Prasetyo Argo Prajitno, Sri Darmiyati, Wakidatun, Warmiyati, dan Dwi Narno. SMP Negeri 10 Magelang berdiri sejak tahun 1982, dan Achmad Zaenal Arifin merupakan guru senior dengan waktu dedikasi terlama. Yaitu, telah mengabdi sejak 1983 di SMP N 10 Kota Magelang.

“Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasinya karena telah mendidik, melatih, dan membimbing anak-anak sehingga memiliki ilmu dan karakter yang kami harapkan,” ujar Kepala SMP N 10 Kota Magelang, Fatin Mahdalina S.Pd, kemarin.

Ia juga mengapresiasi atas segala usaha yang dilakukan para guru senior tersebut dalam memberikan contoh baik terhadap guru-guru lain yang lebih muda.

“Meskipun mendekati masa pensiun, para guru senior tidak menyerah untuk belajar hal baru terutama dimasa pandemi ini yang mengunggulkan pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran,” imbuh Fatin.

Acara penghargaan ini adalah kali pertama yang dilaksanakan SMP N 10 Kota Magelang. Untuk kedepannya rencananya akan memberikan penghargaan secara rutin kepada beberapa guru sesuai kriteria.

Tahun depan penghargaan yang akan ditujukan untuk tenaga harian lepas yang berdedikasi dan disiplin dengan etos kerja baik. Tenaga harian lepas adalah mereka yang tidak bergelar Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Perayaan Hari Guru diawali dengan upacara bendera yang dihadiri siswa kelas VII saja. Saat upacara selesai ada persembahan puisi yang dibacakan salah satu guru seni rupa Muh Farhan S.Pd. Puisi tersebut berjudul “Guruku Hebat” yang khusus dipersembahkan untuk merayakan Hari Guru Nasional. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?