Nasional

Studi Independen Microsoft, Suport Magang Kerja Kampus Merdeka

YOGYAKARTA - Program studi (Prodi) Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKDW Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan terhadap mahasiswanya. Sehingga mahasiswa dapat memahami sistem kerja yang profesional di industri sebenarnya dengan berpartisipasi dalam program magang dan studi independen ini.

Dua dosen Prodi Sistem Infomasi UKDW yang terpilih sebagai mentor dalam Program Magang dan Studi Independen adalah Erick Kurniawan, S.Kom, M.Kom. sebagai mentor di track Cloud Fundamental dan Argo Wibowo, S.T., M.T. sebagai mentor di track Microsoft Productivity.

Erick Kurniawan, S.Kom.m M.Kom menjelaskan Microsoft sebagai rekan industri, bekerjasama dengan Kemendikbud Ristek RI dalam penyelenggaraan program ini. Sedangkan, mahasiswa yang mengikuti program magang dan studi independent, nantinya akan mendapatkan pendampingan atau kegiatan mentoring selama empat bulan dan ditargetkan akan mendapatkan satu sertifikasi internasional setiap bulannya.

Sementara itu, materi yang diajarkan, dirancang dan disesuaikan dengan tantangan serta kebutuhan industri saat ini. Program magang dan studi independent microsoft menawarkan tiga track yaitu cloud fundamental yang meliputi jalur cloud fundamental: dasar-dasar azure, bersertifikat microsoft: dasar-dasar keamanan, kepatuhan, dan identitas, dasar-dasar platform daya, microsoft azure adminstrator).

Kemudian data and artifical intelligence (azure AI fundamental: memvalidasi pengetahuan dasar tentang pembelajaran mesin dan konsep kecerdasan buatan serta layanan microsoft azure terkait). Serta microsoft productivity (tempat kerja modern: modul pembelajaran individu di tempat kerja modern microsoft).

“Kegiatan berlangsung mulai bulan September sampai Desember 2021. Program ini memberi keuntungan kepada kita sehingga dapat berkolaborasi dan mendapatkan materi langsung dari industri," katanya.

Selain itu, peserta program akan mendapat uang saku dan difasilitasi untuk mengambil sertifikasi internasional secara gratis. Kalau mengambil ujian sendiri per sertifikat biayanya bisa mencapai Rp 1,5 juta.

Baca Juga :  Kampus Merdeka, Indonesia-Perancis Buka Peluang Kerja Sama

"Namun, jika mengikuti program ini semua biaya akan ditanggung oleh Microsoft untuk pengambilan 4 sertifikat,” jelasnya, Kamis (2/9/2021).

Untuk diketahui, Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan bagian implementasi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI. Program ini bertujuan memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui pembelajaran di kelas yang dirancang dan dibuat khusus berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi oleh industri.

Sehingga mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman terkait dunia profesi dan bisa bekerja secara profesional. Keren Kezia, salah satu mahasiswa Prodi Sistem Infomasi Angkatan 2018 mengaku sangat bersemangat karena berhasil terpilih sebagai asisten mentor dalam program ini. Ia mengaku, awal mendaftar program untuk mengisi waktu luang agar tetap produktif.

“Ini adalah kesempatan yang besar buat saya untuk berkembang, mengasah soft skills dan hard skills," ujarnya.

Program ini sangat bermanfaat dalam memberi pengalaman akan berkomunikasi, administrasi, dan bekerja sama dengan team. Ia belajar berdinamika bersama teman di luar kampus yang berbeda angkatan maupun berbeda prodi.

"Sehingga menambah pengalaman dan menjadi bekal ketika nanti sudah lulus dan mencari pekerjaan,” katanya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?