Daerah

Lima Ormawa UNIMMA Raih Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa

MAGELANG - Lima organisasi mahasiswa (ormawa) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Jawa Tengah berhasil meraih pendanaan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang hanya lolos dua proposal.

UNIMMA terus memacu diri dalam meraih prestasi mahasiswanya baik di tingkat nasional maupun internasional. Dr. Lilik Andriyani, SE., MSi, pejabat Rektor UNIMMA bersyukur atas pencapaian yang diraih mahasiswanya.

“Dengan diraihnya pendanaan ini, akan meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berprestasi. Semoga apa yang didapat ini dapat bermanfaat,” tutur Dr. Lilik.

Dikutip dari laman Kemdikbud, PHP2D merupakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa. Mahasiswa pelaksana PHP2D ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera.

Lima kelompok mahasiswa UNIMMA yang berhasil mendapatkan pendanaan yaitu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Keguruan dan Ilmu Pendidikan (KOMKIP), IMM TEKNIK, UKM FORDA (Forum Ramah Difabel), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH), dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMANIKA).

Novi Kusuma Anggraini, salah satu anggota IMM Teknik menyampaikan, proposal PHP2D-nya yang berjudul “Implementasi PHBS Dalam Mendukung Gerakan BISA Untuk Mewujudkan Desa Wisata Era Pandemi Covid-19 di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang” berharap agar bisa melaksanakan tanggung jawab dengan baik. Serta dapat menjalin kerjasama serta semangat kekeluargaan antara mahasiswa dan masyarakat.

“Dengan pendanaan ini, semoga dapat membantu masyarakat agar wisata di Kembanglimus semakin berkembang dan bisa mewujudkan desa digital,” tambah Novi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?