Internasional

ITS Wacanakan Perluas Kerjasama dengan Turki

SURABAYA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) untuk Turki melihat kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur memiliki beberapa potensi. Kedubes ingin mengundang ITS untuk turut andil dalam gelaran Technofest 2021 yang merupakan pameran teknologi terbesar di Turki.

"Diharapkan ITS bisa mewakili universitas yang ada di Indonesia dan berharap agar mahasiswa ITS dapat meraih prestasi pada gelaran Technofest 2021 seperti halnya tahun-tahun sebelumnya," kata Duta Besar (Dubes) RI di Ankara, Turki Lalu Muhammad Iqbal.

Ia menyampaikan itu saat rapat online dengan Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng bersama jajaran pejabat ITS lainnya. Rektor menyambut dengan antusias kunjungan virtual Duta Besar RI di Ankara, Turki Lalu Muhammad Iqbal bersama jajaran stafnya. Kunjungan ditujukan untuk memperluas jalinan kerja sama antara ITS dengan Pemerintah Turki.

Melihat keseriusan ITS untuk memperluas jalinan kerja sama, Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan empat hal terkait hal tersebut. Pertama, Dubes yang kerap disapa Iqbal tersebut mengatakan bahwa dirinya telah berbicara dan bernegosiasi dengan beberapa perusahaan teknologi ternama di Turki agar mahasiswa ITS mempunyai alokasi khusus untuk dapat magang di perusahaan tersebut.

Kedua, Dubes RI untuk Turki tersebut juga merekomendasikan dan membantu ITS agar dapat menjalin kerja sama dengan beberapa universitas terbaik di Turki.

“Ada tiga universitas di Turki yang menurut saya berpotensi untuk menjalin kerja sama, yaitu Middle East Technical University, Billkent University, dan Hacettepe University,” papar Iqbal.

Ketiga, mengenai Science Technopark, Iqbal berniat untuk memperkenalkan Technopark yang ada di Turki. Menurutnya, Technopark yang ada di Turki tidak hanya berfokus untuk menciptakan inovasi, tetapi juga memproduksinya dengan skala industri.

Baca Juga :  Aplikasi Aku Pintar, Solusi Mengatasi Mahasiswa Salah Jurusan

“Saya lihat ITS sudah punya technopark yang berfokus dalam bidang kelautan, sangat mungkin ITS mengembangkan Naval Architecture sehingga ke depannya bisa membantu Indonesia agar semakin unggul di bidang maritim,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor yang kerap disapa Ashari ini mengatakan bahwa ITS sebenarnya sudah melaksanakan kerja sama dengan Turki, salah satunya melalui pertukaran mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan ke beberapa universitas di Turki.

“Program internasional Community and Technological Camp (CommTECH) Insight yang digelar ITS juga telah diikuti oleh beberapa mahasiswa dari universitas di Turki,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Ashari mengenalkan kampus ITS dan Science Technopark ITS kepada delegasi Kedubes RI di Ankara, Turki tersebut. Ia memaparkan bahwa Science Technopark ITS terfokus pada empat industri unggulan yakni di bidang robotika, otomasi, industri kreatif, dan maritim.

“Saat ini Science Technopark ITS sudah menghasilkan beberapa inovasi, kami harap dengan adanya kerja sama ini, Science Technopark dapat berkembang lagi,” jelasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?