Advertorial Daerah

Alhamdulillah, Para Guru TK KB IT Pamardhi Siwi Terima Bantuan Subsidi Upah

MAGELANG - Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) merupakan bantuan pemerintah sejumlah Rp 1.800.000. BSU diberikan satu kali kepada pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) berstatus bukan pegawai negeri sipil (non-PNS). Mereka adalah para dosen, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi perguruan tinggi negeri maupun swasta di lingkungan Kemendikbud.

Para guru TK KB IT Pamardhi Siwi Mertoyudan Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah pun mendapatkan bantuan tersebut. Usai menerima, 6 guru di sekolah itu merasa bersyukur karena merasa terbantu dengan cairnya BSU untuk mereka.

Kepala TK KB IT Pamardhi Siwi, Bariyah Esti Kastufi mengatakan sebanyak 6 guru tersebut memang sudah terverifikasi di Dapodik (Data Pokok Pendidik). Maka layak mereka mendapatkan BSU sesuai peruntukannya dari program pemerintah tersebut.

“Alhamdulillah, para guru kami bersyukur mendapatkan bantuan. BSU sangat membantu di kala pandemi Covid-19 ini masih berlangsung. Sehingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari para guru sangat terbantu,” katanya.

Diungkapkan, salah satu dampak pandemi Covid-19 bagi TK KB IT Pamardhi Siwi adalah keuangan menurun, dengan demikian upah para guru pun menurun. Sehingga lembaga merasa terbantu ketika para guru mendapatkan suntikan dana BSU.

Esti Kastufi menyebutkan, bantuan yang diterima guru dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan pribadi atau keluarga mereka. Dengan merebaknya Covid-19 sangat berdampak di segala aspek kehidupan, termasuk ekonomi para guru non-PNS.

Kepala TK yang berlokasi di Dusun Banyakan Desa Mertoyudan ini berharap BSU dapat berlanjut di tahun 2021 nanti. Mengingat pada semester 2 nanti, pemerintah belum membolehkan pembelajaran tatap muka, artinya pandemi Covid-19 masih memberikan pengaruh di bidang ekonomi masyarakat, termasuk ekonomi para guru TK KB IT Pamardhi Siwi.

“Menilik informasi pemerintah, sepertinya pandemi masih mengancam di awal tahun 2021 nanti. Sehingga para guru non-PNS sangat membutuhkan dukungan subsidi dana dari pemerintah seperti pemberian BSU tersebut. Kami berharap BSU tetap berlanjut di tahun 2021,” pungkas Bariyah Esti Kastufi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?