MEMBANTU. Tim PPMT Unimma membantu mengoptimalkan tertib penyusunan pelaporan keuangan BUMDes Sebangkong. (foto: ist)
Advertorial Daerah

PPMT Unimma Bantu Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Sebangkong

MAGELANG – Tim Pengabdian pada Masyarakat Terpadu (PPMT) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) membantu mengoptimalkan tertib penyusunan pelaporan keuangan BUMDes Tempursari Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang belakangan ini. Untuk itu diperlukan adanya pengembangan kembali dalam penyusunan laporan keuangan badan usaha tersebut.

Tim tersebut beranggotakan Alwin, Elisa, Ardani, dan Rizal serta Ketua Pelaksana sekaligus dosen pembimbing, Yulinda Devi Pramita, S.E, M.Sc. Mereka memberikan pedampingan dalam penyusunan pelaporan keuangan di BUMDes Sebangkong di Desa Tempursari.

“Pelaporan keuangan yang baik akan membantu BUMDes dalam mengoptimalkan asset pendapatan yang ada, serta membantu BUMDes dalam pengambilan keputusan kedepannya,” ucap Alwin

Dalam pelaksanaannya, PPMT melewati beberapa rangkaian program yang berjalan selama dua bulan ini. Pelaksanaan rangkaian program memiliki tiga tahapan. Yaitu, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang diberikan terkait penyusunan pelaporan keuangan pada tiga unit BUMDes Sebangkong terkait pengolahan air bersih, wisata dan juga koperasi simpan pinjam.

Masing-masing mahasiswa menjalankan program kerja yang telah dibuat untuk diimplementasikan guna memberdayakan masyarakat desa. Mahasiswa memiliki waktu selama 150 jam sejak bulan Oktober 2020 hingga untuk melaksanakan kegiatan PPMT dan harus dapat mencapai target.

“Penyusunan program kerja harus disesuaikan tema dan permasalahan yang ada di desa,” jelasnya.

Dari kelompok PPMT ini mengambil sebuah program kerja Pembukuan BUMDes untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

“Adanya kegiatan PPMT di tengah pandemi covid-19 ini diharapkan dapat membantu memperbaiki pembukuan dalam BUMDes dalam yang dimiliki masyarakat Desa Tempursari. Termasuk juga meningkatkan rasa kemandirian dalam mensejahterakan desa,” jelasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?