Advertorial Kegiatan

SMP Negeri 9 Kota Magelang Kenalkan Simulasi KBM Era New Normal Lewat Video

KOTA MAGELANG - Tatanan Baru atau New Normal akan segera kita hadapi. Namun, ada beberapa pihak baik siswa maupun orang tua yang belum paham mengenai prosedur dan penerapan protokol kesehatan yang tepat. Untuk itu, SMP Negeri 9 Kota Magelang membuat video berjudul Tatanan Baru untuk Beradaptasi di tengah Pandemi Covid-19 dalam Kegiatan Belajar Mengajar 2020/2021”. Video edukasi itu telah diunggah di channel Youtube resmi SMP Negeri 9 Kota Magelang.

Kepala SMP Negeri 9 Kota Magelang Dr. Siti Yulaeha, S.Pd, M.Si mengatakan di kebiasaan baru nanti pembelajaran pun juga dengan kebiasaan baru. Untuk memudahkan siswa menjalankannya sesuai protokol kesehatan, maka disosialisasikan sebelumnya.

“Sekolah menyosialisasikan tatanan baru, tetapi bukan berupa cerita atau narasi saja, melainkan langsung praktik. Maka kita edukasi lewat video ini,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang telah mengeluarkan aturan untuk tatanan baru khususnya untuk peran orang tua bagi anak didik. Di antaranya adalah melatih anak untuk mencuci-seterika baju sendiri, memberi masker minimal 3, memberi sapu tangan, memberi bekal makan dan minum, serta mengantar/menjemput anak. Hal tersebut sudah ditampilkan di video yang secara langsung melibatkan relawan orang tua siswa dan anak didik untuk diliput dan kemudian menjadi contoh bagi orang tua yang lain.

“Sekolah juga melibatkan 15 siswa dari kelas IX A untuk melakukan simulasi proses pembelajaran di sekolah selama new normal,” jelas Dr. Siti Yulaeha.

Setelah diantar orang tua, siswa memasuki area sekolah dengan wajib memakai masker, dan terlebih dahulu dicek suhu badannya menggunakan thermo gun, cuci tangan dengan sabun,  mengucap salam kepada guru dengan cukup meletakkan tangan di depan dada lalu menunduk, masuk kelas antre, serta duduk di bangku masing-masing sesuai absen ganjil/genap. Setelah berada di kelas, siswa tidak boleh berpindah-pindah tempat duduk. Video simulasi tersebut kemudian dishare untuk orang tua dan siswa, Senin (13/7/2020).

“Selanjutnya kami akan memanggil wali murid di tanggal 20 Juli 2020 untuk pengambilan buku paket yang digunakan untuk Belajar di Rumah (BDR),” tambah Dr. Siti Yulaeha.

Dr. Siti Yulaeha menjelaskan dalam simulasi ini dilakukan verifikasi dari Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. Tim verifikasi menyatakan bahwa SMP Negeri 9 sudah siap untuk menghadapi new normal. Hal itu dibuktikan dengan pengunggahan video contoh simulasi ini.

Khusus simulasi yang dilakukan siswa dengan datang langsung ke sekolah akan dilaksanakan pada 23 Juli 2020. Melibatkan 8-15 perwakilan siswa sebagai sampel berasal dari zona hijau Kota Magelang.

“Saat ini kami sedang menunggu hasil akhir verifikasi. Kalau lolos berarti siap memasuki masa transisi selama 2 bulan. Semoga lancar semuanya,” jelasnya.

Selama menunggu hasil verifikasi, SMP Negeri 9 tetap menerapkan BDR.  Sekolah  juga telah bekerja sama dengan Puskesmas dan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Baik saat proses simulasi maupun nanti ketika sudah memasuki new normal.

“Kami berharap hasil verifikasi ‘Baik’, sehingga ke depannya lancar dan semua bisa kembali normal. Kami juga tetap menjalin kerjasama dengan komite dan orang tua. Karena  pendidikan untuk anak merupakan tanggung jawab bersama,” pungkas Dr. Siti Yulaeha, S.Pd, M.Si. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?