Advertorial Inovasi

Inobel SMP Negeri 1 Kota Magelang Targetkan Masuk 45 Besar Nasional

KOTA MAGELANG – Inovasi Pembelajaran (Inobel) SMP Negeri 1 Kota Magelang, Jawa Tengah berhasil lolos dan masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020. Sebuah Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Kementerian/Lembaga Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2020, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Pada kompetisi ini, SMP Negeri 1 Kota Magelang mengusung Inobel I-STEM/STEAM. Yaitu  inovasi pembelajaran yang menggunakan pendekatan STEAM (Science ,Technology, Engineering, Art, and Mathematic). STEAM merupakan pendekatan yang dapat dilaksanakan pada beberapa mata pelajaran, namun lebih fokus pada matematika.

Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang, Nur Wiyono S. N., M.Pd mengungkapkan setelah salah satu guru dan siswanya mengikuti pendalaman model pembelajaran di Malaysia beberapa waktu lalu, kemudian ditularkan kepada guru lain dan dipraktikkan di sekolah. Sekaligus mengaplikasikan model investigasi, di mana setelah mengikuti pebelajaran siswa membuat Project Based Learning (PBL).

“Kemudian siswa terjun ke lapangan, kebetulan sekolah ini dekat dengan lokasi Pemadam Kebakaran (Damkar). Sehingga mereka bisa menerapkan sistem T-Koordinat untuk memberi masukan ke Damkar,” terangnya, Kamis (9/7/2020).

Selain itu juga membuat rancang bangun rumah joglo, kemudian disampaikan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang. Sehingga menanamkan kepada siswa untuk menggeneralisasikan ilmu yang diperoleh di sekolah, kemudian diinvestigasikan di lapangan, selanjutnya dikomunikasikan ke Bappeda untuk memberi masukan kepada Pemerintah Daerah.

“Alhamdulillah kegiatan ini direspon bagus oleh Pemerintah Kota Magelang,” jelas Nur Wiyono.

Dijelaskan, guru peserta inobel juga membuat Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) sehingga bisa diketahui kondisi awal, sebelum menggunakan metode STEAM, juga dampak dan hasilnya setelah menggunakan metode tersebut. Hasil penelitian itu dikemas menjadi sebuah laporan.

“Laporan ini diikutsertakan dalam lomba inobel krenova di Litbang, setelah dicermati kemudian bisa diikutsertakan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh KemenPAN-RB,” jelasnya.

Inobel I-STEM/STEAM termasuk dalam kategori umum. Dari 2.250 proposal inovasi yang lolos dari seluruh Indonesia, Inobel I-STEM/STEAM masuk seleksi berikutnya 299 proposal yang lolos.

“Alhamdulillah tahap seleksi berikutnya, inobel SMP Negeri 1 Magelang masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020,” kata Nur Wiyono.

Ketika masuk Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP), lanjut Nur Wiyono, sudah tidak lagi mewakili personil atau lembaga, tetapi mewakili pemerintah daerah. Jadi Inobel I-STEM/STEAM mewakili Pemerintah Kota Magelang.

Melanjutkan kompetisi tersebut, guru dan siswa pada Selasa (7/7/2020) mengikuti final. Menurut Nur Wiyono, semula direncanakan final dilaksanakan di Jakarta. Namun karena terkendala pandemi sehingga dilaksanakan secara virtual. Di babak final yang mempresentasikan tidak lagi inovatornya, namum kepala daerah.

“Presentasi kepala daerah diwakili oleh Wakil Walikota Magelang, Ibu Windarti Agustina. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dengan waktu presentasi yang tepat,” ucapnya.

Babak final masih berjalan, Nur Wiyono berharap Inobel I-STEM/STEAM masuk Top 45 KIPP. Optimisme itu diiringi doa dan semangat karena belum ada inovasi pembelajaran tingkat SMP yang bisa diaplikasikan pemerintah daerah.

“Kami berharap dapat memberikan masukan positif dalam membangun Kota Magelang, melalui pelayanan publik yang nantinya tidak hanya untuk Damkar, namun pada lembaga yang lain. Bahkan bisa dicontoh daerah lain di tanah air,” harap Nur Wiyono S. N., M.Pd. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?