Opini

Melatih Kedisiplinan Anak Melalui Pembiasaan Salat Berjamaah

Siedoo, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan manusia semata-mata hanyalah untuk beribadah kepada-Nya. Hal ini dijelaskan dalam Alquran surat Adz-Dzariyat ayat 56 yang artinya ”Allah tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”.

Salat adalah amalan pertama yang akan dihisab di hari kiamat. Hal ini disebutkan dalam Hadist Riwayat At-Tirmidzi:”Sesungguhnya sesuatu yang paling dulu dihisab pada hamba adalah salatnya, jika salatnya baik maka ia telah menang dan beruntung, jika salatnya rusak maka ia telah merugi.”

Salat adalah ibadah yang terdiri dari perbuatan dan ucapan tertentu yang dimulai dengan takbiratul ikhram dan diakhiri dengan salam, dengan syarat-syarat tertentu yang di dalamnya terdapat doa-doa yang mulia. Salat bisa dikerjakan secara sendirian (munfarid) dan lebih bagus secara berjamaah.

Pembiasaan Disiplin

Salat berjamaah mempunyai berbagai keutamaan, di antaranya mendapatkan pahala 27 derajat dibandingkan dengan salat munfarid. Salat berjamaah juga dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan di antara kaum muslimin dan membentuk akhlak mulia. Pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari menjadikan salat itu wajib dilaksanakan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama salat berjamaah.

Para guru wajar bila menekankan pentingnya materi agama Islam disertai praktik dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dalam pelaksanaan salat dhuha, serta salat dhuhur secara berjamaah di sekolah. Bahkan kegiatan salat berjamaah ini, wajib dilaksanakan di sekolah, karena sebagai sarana latihan untuk menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Juga mendidik siswa untuk lebih disiplin, baik disiplin dalam pelajaran maupun tata tertib sekolah. Serta disiplin menjadikan siswa mampu mengatur dirinya sendiri dalam belajar.

Salat berjamaah diikuti siswa-siswi, guru dan karyawan di masing-masing sekolah. Sementara di rumah, para orang tua juga perlu melatih kebiasaan salat berjamaah, diikuti seluruh anggota keluarga. Karena di rumah pun, salat berjamaah akan melatih anak disiplin dalam aturan keluarga.

Menerapkan disiplin dalam berbagai situasi memang tak mudah, akan tetapi diperlukan usaha dari diri sendiri. Sesuatu pasti bisa tercapai jika ada keinginan, niat, serta usaha. Untuk itu, kedisiplinan dibutuhkan pembiasaan dan kesadaran yang tinggi untuk menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kedudukan salat dalam agama Islam sangat tinggi dibandingkan dengan ibadah lain. Juga merupakan pondasi tegaknya Islam. Salat berjamaah termasuk salah satu yang disyariatkan secara khusus bagi umat Islam yang mengajarkan pembiasaan diri untuk patuh, sabar, dan tertib.

Kegiatan salat berjamaah ini dibimbing oleh guru yang diupayakan menjadi pembiasaan supaya mampu untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik. Salat dhuhur berjamaah yang menjadi kegiatan pembiasaan siswa. Dengan terus-menerus dilakukan di luar pembelajaran, salat berjamaah dapat melatih siswa menjadi manusia yang lebih teratur dan terarah dalam menjalankan ibadah, serta mendisiplinkan diri dalam kegiatan ibadah.

Dengan pembiasaan salat berjamaah diharapkan mampu menjadikan para siswa semakin disiplin dan aktif dalam melaksanakan salat fardu. Baik dilakukan di sekolah maupun di rumah masing-masing.

Melanjutkan Kegiatan Bulan Ramadan

Keberhasilan dalam menjalankan salat yang tertib dan teratur dapat berimbas pada kedisiplinan seseorang dalam melakukan pekerjaan. Sehingga semakin baik ibadah salat seseorang, semakin baik pula tingkat kedisiplinannya.

Di masa pandemi Covid-19, kita Bekerja dari Rumah, Belajar di Rumah, dan Beribadah di Rumah selama bulan Ramadan. Salat wajib, salat Tarawih, dan tadarus Alquran dilakukan selama Ramadan untuk meningkatkan ketaqwaan. Kebiasaan kegiatan itu dapat dilanjutkan keluarga utamanya untuk mendisiplinkan anak, dalam tadarus Alquran dan salat berjamaah. (*)

Dudi Kretarto, S.Pd
Kepala SD Negeri Tinjumoyo, Windusari,
Magelang, Jawa Tengah
Apa Tanggapan Anda ?