Advertorial Inovasi

Minimalkan Siswa Bermasalah, Sekolah Tingkatkan Layanan Konseling

MAGELANG – Dalam mengikuti pelajaran tentu siswa harus terbebas dari berbagai masalah yang mengganggu psikisnya, sehingga di sekolah lanjutan disediakan Bimbingan Konseling. Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan suatu proses pemberian bantuan dengan cara konseling atau face to face oleh seorang ahli yang biasa disebut konselor terhadap orang yang mempunyai masalah untuk diatasi atau yang disebut konseli.

Konseling Jarak Jauh
Melihat pentingnya Bimbingan dan Konseling, SMP Negeri 12 Kota Magelang, Jawa Tengah meningkatkan pelayanan konsultasi siswa dan orang tua serta layanan konseling individu kepada siswa. Bahkan kedua layanan tersebut bisa dilakukan melalui chating pribadi konseli dengan guru BK melalui smartphone.

Guru BK sekolah itu, Dra. Puji Rahayu Lestariningsih menjelaskan peningkatan layanan tersebut dilakukan untuk meminimalisasi dan mencegah adanya siswa bermasalah. Karena siswa yang memiliki masalah atau menghadapi masalah tentu akan terganggu dalam belajarnya.

“Terlebih masalah tersebut sangat membebani kejiwaannya,” jelas Puji.

Oleh karena itu, lanjut Puji, agar siswa lebih percaya dan akrab dengan BK, guru BK harus bersikap yang mengayomi siswa secara mendalam untuk menciptakan keamanan bagi siswa yang berkonsultasi. Salah satunya dengan melayani konsultasi dan konseling jarak jauh memanfaatkan smartphone. Baik dengan orang tua maupun dengan siswa secara individu.

Kerja Utuh Konselor
Kepala SMP Negeri 12 Kota Magelang, Drs. Sukamto mengapresiasi peningkatan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolahnya. Dikatakannya BK juga sebagai bimbingan belajar teman sebaya atau tutorial sebaya, memberikan layanan konseling bagi siswa, memberikan layanan orientasi, dan masih banyak lagi yang lain.

"Sebagai dukungan sistem, guru BK harus memiliki aktualisasi yang bagus dalam bidangnya. Agar pelayanan yang diberikan benar-benar menjadi bagian kerja utuh konselor kepada para siswa," ujar Sukamto.

Sukamto mengatakan, BK berperan sebagai salah satu bimbingan yang memberikan pertolongan kepada sekumpulan individu. Yaitu untuk bisa mengatasi masalah yang ada dalam kehidupannya, menyikapinya dengan baik dan juga dapat mencapai rasa sejahtera dalam hidupnya.

“Bimbingan konseling itu bersifat individualis, sehingga diharapkan siswa dapat berfikir lebih mandiri,” katanya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?