Advertorial Daerah

Perbaikan Mutu, SMPN 7 Kota Magelang Kirim Siswanya dalam Latgab PMR

MAGELANG - Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) kembali digelar bulan ini di GOR Samapta Kota Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang diadakan  Selasa-Kamis (3-5/03/2020) ini diikuti 23 PMR sekolah se-Kota dan Kabupaten Magelang.

Dalam gelarannya tidak hanya melatih peserta untuk sigap pada hal-hal mendesak. Tetapi, juga memberikan evaluasi pada kegiatan PMR. Berbagai lomba juga digelar untuk memeriahkan jalannya acara.

"Tujuan diadakan Latgab ini bukan lomba. Meskipun kegiatannya banyak lomba tapi tujuannya bukan itu. Tujuannya untuk evaluasi PMR-PMR di sekolah. Bagaimana jalannya kegiatan di setiap sekolah," ujar Sekretaris Panitia Latgab PMR, Nur Faizah.

Salah satu sekolah yang mengikuti kegiatan ini adalah SMP N 7 Kota Magelang, mengirimkan 12 siswa. Masing-masing bertugas untuk mewakili setiap jenis lomba. Dengan bergabungnya tim PMR SMP N 7 Kota Magelang, untuk mencapai kepentingan perbaikan kualitas PMR.

Selaras dengan tujuan panitia Latgab PMR, SMP N 7 Kota Magelang juga memiliki tujuan guna evaluasi kegiatan PMR. Pihak sekolah mengaku kegiatan PMR di sekolah harus banyak diperbaharui mengingat beberapa periode PMR di SMP N 7 Kota Magelang mengalami kefakuman.

"Kan dulu itu pembina PMR di sekolah pindah. Jadi PMR-nya tidak jalan dengan baik. Terutama di administrasinya kita kehilangan jejak. Ini upaya kita untuk menghidupkan kembali PMR di SMP N 7 lebih baik lagi," kata Subroto selaku pembina PMR SMP N 7 Kota Magelang.

Menurutnya, siswa yang menjadi anggota PMR sudah ada. Tetapi, pembina yang memfasilitasi siswa kurang maksimal. Dalam hal ini dibutuhkan lagi pembina yang memfasilitasi siswa dengan baik.

Dijelaskan, upaya pertama untuk menghidupkan kembali PMR, pembina bersama pengurus PMR melakukan recruitment bagi siswa yang kelas 7. Lalu melalui tahap seleksi siswa akan diberi pelatihan guna masuk dalam keanggotaan PMR.

"Ada sekitar 70 siswa yang ikut bergabung dalam PMR. Kita memberikan kesempatan kesempatan bagi adik-adik yang berminat untuk gabung dengan kita," tandasnya.

Dengan diadakan recruitment ini, harapanya administrasi PMR menjadi lenih tertata. Mengingat dengan adanya pencatatan yang lebih jelas kondisi administrasi bisa lebih maju.

Manfaat pertama dari adanya PMR siswa menjadi pelopor pertama bagi siswa lain pada saat membutuhkan pertolongan. Misalnya pada saat upacara, anggota PMR dapat memberikan pertolongan pertama pada siswa yang pingsan. Selain itu juga bermanfaat bagi keseharian siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?