Advertorial Daerah

RA Muslimat NU Bulurejo Tanamkan Ibadah Salat Sejak Dini

MAGELANG – Taman Kanak-kanak (TK) Raudhatul Athfal (RA) Muslimat NU Bulurejo Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menanamkan karakter kecintaan ibadah pada anak usia dini. Hal yang ditanamkan ialah tentang salat berjamaah dan menjadi imam.

“Setiap Jumat pagi kita laksanakan persalatan. Kita mengajarkannya untuk membiasakan ibadah salat setiap hari. Kita juga mengajarkan pengembangan aspek nilai-nilai moral dan perilaku,” kata Kepala RA Muslimat NU Bulurejo, Sri Hartini, S.Pd.

Dijelaskannya, melalui salat sekaligus mengajarkan anak menjadi lebih sabar dan lebih taat kepada Allah. Teknisnya anak diajarkan tata cara wudhu dengan cara yang menyenangkan yaitu tepuk wudhu. Hal tersebut tujuannya agar lebih mempermudahkan pembelajaran kepada anak-anak.

“Kemudian kita ajarkan doa selesai wudhu, lalu salah satu anak mengumandangkan adzan. Anak-anak yang lain menjawab adzan dan guru mendampingi,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut, sebagai salah satu upaya sekolah dalam pembiasaan ibadah kepada anak-anak. Harapannya akan tertanam sejak dini tentang tata cara salat yang benar, hingga sampai ke tingkat kekhusyukannya.

Hal ini juga penting untuk dipraktikkan bersama orang tua di rumah. Mengajarkan kepada anak akan lebih mudah dengan mencontohkan terlebih dahulu, kemudian membersamainya. Orang tua merupakan figur pertama yang akan ditiru anak. Jika sebagai orang tua gagal mencontohkan yang baik, maka jangan berharap anak akan menjadi baik.

Karena persalatan merupakan suatu hal yang sudah menjadi pembiasaan di sekolah, anak-anak sudah bisa melakukannya dengan baik. Ibadah salat hukumnya wajib dan merupakan rukun Islam ke-2. Salat juga sebagai tiang agama dan media komunikasi privasi antara seorang hamba dengan Allah SWT.

Ditambahkannya, selain menghafal doa-doa harian, hadist, asmaul husna, surat – surat pendek ayat Al -Quran, persalatan juga merupakan salah satu program unggulan dari sekolah.

“Melihat kondisi zaman sekarang ini,  anak perlu dipahamkan apa itu salat. Selain menanamkan ketakwaan kepada Allah SWT, juga menanamkan nilai-nilai kedisplinan dalam menjalan salat,” terangnya.

Pihak sekolah juga memfokuskan anak untuk menghafal terlebih dulu, karena kalau semua materi diberikan kepada anak, nantinya anak akan terbebani.

“Sambil anak menghafal, kita juga membenahi lafalnya,” tandasnya.

Pihak sekolah berharap adanya perubahan gedung untuk mendukung fasilitas belajar. Selain itu ingin meningkatkan hasil anak didik yang jauh lebih baik dari sebelumnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?