Advertorial Daerah

SIM Aset Dukung Pembelajaran Siswa SMKN 2 Kota Magelang

MAGELANG - Siswa SMKN 2 Kota Magelang, Jawa Tengah dalam belajar diharapkan tidak hanya mampu secara teori, tetapi juga praktik. Guna mendukungnya, sekolah yang beralamat di Jalan Ahmad Yani tersebut membuat Sistem Informasi Manajemen Aset (SIM Aset). Hal tersebut tidak lain sebagai harapan pimpinan sekolah.

Kepala sekolah Drs. Supriyatno, M.Pd ingin membiasakan para siswa dalam pengelolaan aset menggunakan sistem berbasis online. Dijelaskan, SIM Aset adalah aplikasi berbasis web untuk kegiatan praktik jurusan OTKP (Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran).

“Dalam OTKP tersebut ada materi Otomatisasi dan Tata Kelola Aset. Pembuatan SIM Aset digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran pada materi tersebut. Sasaran pengguna program merupakan siswa kelas XII, khusunya jurusan OTKP pada semester genap,” jelas Surpiyantno, Rabu (28/1/2020), di ruang kerjanya.

Dari berbagai fasilitas yang terdapat di SIM Aset, lanjutnya, terdapat pilihan menu mulai dari kebutuhan administrasi, kemudian usulan pengadaan dari masing-masing unit. Lalu penerimaan barang-barang dari pihak luar atau pembelian.

“Setelah penerimaan ada pembuatan kode barang untuk kebutuhan inventaris. Pengelolaan dilakukan sampai pada tahap penghapusan, perawatan dan peminjaman dari masing-masing unit yang meliputi barang habis pakai atau tidak habis pakai,” jelasnya.

Adapun tujuan pembuatan SIM Aset, tambahnya, antara lain untuk pembelajaran. Hal ini mengingat adanya tuntutan dari kompetensi dasar sistem pengelolaan sarana dan prasarana kelas XII semester genap.

“Selanjutnya sistem bisa digunakaan untuk pendataan aset di sekolah ini. Praktiknya dilaksanakan para siswa OTKP dan membantu kegiatan di unit wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasana,” tegasnya.

Pengunaan sistem ini yang pertama kali dilakukan karena pada awalnya menggunakan excel.  Penggunakan excel cukup sulit jika akan dipraktikkan. Melalui sistem tersebut, jika ada perubahan data bisa dilakukan dimana saja.

“Dan yang diharapkan saya dengan praktik seperti itu, ini membantu bagian petugas aset di sekolah. Pengurus barang itu kan membawahi semua barang yang ada dimana-mana,” tegasnya.

SIM Aset sudah disosialisasikan oleh pembuat program lewat guru pada 17 Januari 2020, pukul 10.30 – 11.30 WIB di ruang komputer OTKP. Sosialisasi diikuti oleh guru OTKP, staf tata usaha, masing-masing perwakilan K3 dan WKS bagian sarana dan prasarana.

“SIM Aset sudah siap digunakan. Harapan dari program itu kebutuhan standar terpenuhi, sekolah terbantu dalam manajemen aset, dan meningkatkan efektivitas, efisiensi pengawasan penggunaan aset,” tegasnya.

Penggunaan SIM Aset tersebut mendapat tanggapan dari WKH Humas dan Hubungan Industri SMKN 2, Drs.Bagus Susilo. Ia mengaku merasa terbantu dalam proses kegiatan belajar lewat sistem tersebut.

“Saya merasa terbantu dalam kegiatan proses belajar mengajar. Karena tidak hanya mengajarkan secara teori tapi juga sudah langsung praktik apa adanya. Ini bisa juga nanti digunakan oleh sekolah-sekolah lain. Mungkin program yang ada di SMKN 2 ini sebagai final project,” akunya dengan senang hati. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?