Advertorial Daerah

Terapkan Dasa Darma Pramuka ke-2, Tanam 1.000 Bibit Pohon Buah

MAGELANG – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu (IT) Ihsanul Fikri Pabelan Mungkid Kabupaten Magelang, Jawa Tengah berkontribusi kepada masyarakat sekitar. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan bakti sosial tanam bibit buah.

“Siswa belajar bermasyarakat, jiwa sosialnya diasah dan kita sesuaikan dengan realita sekarang. Salah satunya tentang kerusakan lingkungan. Kita coba edukasi siswa untuk lebih bisa ikut andil kepada bangsa ini melalui kecintaan terhadap lingkungan,” kata Waka Kesiswaan SMP IT Ihsanul Fikri Pabelan, Ahmad Muttaqin, S.TP.

Hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari siswa dan melatih kepekaan siswa. Kelas 7 dan 8 yang terjun di masyarakat dan kegiatan ini merupakan program Penanaman 1.000 pohon. Bibit yang sudah dibagi dan ditanam bersama warga masyarakat sebanyak 500 batang bibit buah (Desember 2019 - Januari 2020). Sisanya akan ditanam di musim penghujan ini, kemungkinan di Maret.

InshaAllah akan kita galakkan lagi, karena sebuah tuntutan realita yang terjadi di Indonesia tentang kerusakan lingkungan kan cukup tinggi. Kita mencoba agar siswa untuk ambil kontribusi lebih peka terhadap lingkungan. Tidak sekedar menghujat kerusakan, tapi juga bisa action,” imbuhnya.

Pembina Pramuka SMP IT Ihsanul Fikri, Tri Nurjanah mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah menghijaukan bumi dan mewujudkan Dasa Darma yang ke- 2, yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

Kegiatan tersebut masih berlokasi di sekitar lingkungan Pabelan dan pihak sekolah menyerahkan tanggung jawab acara ini kepada organisasi kepramukaan, yakni Hizbul Aula.

Setiap siswa berangkat menuju lokasi dengan membawa satu bibit masing – masing. Saat proses penanaman, siswa bergotong royong bersama membantu warga menanam bibit buah. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti acara ini, mereka bisa menyesuaikan tugas masing-masing tanpa harus diperintah dua kali.

Kegiatan bakti sosial membuat warga senang, karena bisa mendapatkan bibit secara gratis dan keramahan terjalin antara warga dengan siswa. Warga berharap, agar bakti sosial semacam ini diadakan kembali dengan lebih banyak bibit yang disediakan.

Para siswa SMPIT Ihsanul Fikri Pabelan sangat mudah menyesuaikan diri dengan warga. Mereka sempat bersenda gurau bersama warga dengan tetap menjaga adab dan sikap. Tidak ada keraguan dalam diri mereka saat membantu warga menanam bibit, karena telah belajar beberapa kali dari kegiatan bakti sosial sebelumnya.

Salah satu siswi kelas 8 Khonsa Malieha mengaku, meskipun kegiatan terasa cukup melelahkan, namun dirinya merasa senang dan semangat, karena respon yang ramah dari warga. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?